Abstrak Perusahaan “X” adalah Cabang Distributor es krim Campina di Magelang. Perusahaan mengelola 13 jenis produk jadi (multi item). Di perusahaan ini, sering terjadi kondisi overstock atau kelebihan persediaan pada produk jenis tertentu dan kondisi stockout atau kekurangan persediaan pada produk jenis tertentu pula. Hal ini terjadi karena untuk masing-masing produk dengan berbagai tipe/jenis tersebut memiliki tingkat penjualan yang berbeda-beda. Perusahaan “X” mengelola 13 jenis es krim yang siap dipasarkan. Kendala yang dihadapi untuk penyimpanan es krim adalah ruang penyimpanan dan biaya persediaan. Untuk menetapkan jumlah pemesanan es krim pada perusahaan “X” menggunakan metode Lagrange Multiplier. Jumlah pemesanan optimal untuk 13 jenis es krim yaitu (1) Fantasi Orange Grape = 327 unit, (2) Viola = 127 unit, (3) Fantasy = 148 unit, (4) Big Time = 84 unit,(5) Didi Cup 129 unit, (6) Hula-hula = 114 unit, (7) Olympia Cup = 176 unit, (8) Tropicana = 153 unit, (9) Heart = 86 unit, (10) Double Stick =106 unit, (11) Double Cone = 100 unit, (12) Bazzoka Vanilla = 57 unit dan (13) Bazzoka Coklat = 69 unit. Jumlah pemesanan ini menghasilkan biaya persediaan/nilai total omset baru sebesar Rp 5.700.302,00 dan volume ruang terpakai sebesar 92.819 ml. Kata Kunci : pengendalian persediaan, produk multi item, metode Lagrange Multiplier
Copyrights © 2012