Abstrak Perancangan komponen mesin merupakan proses yang menghasilkan bentuk geometrik, ukuran komponen secara lengkap, jenis bahan komponen, beban yang bekerja, dan kondisi lingkungan tempat komponen akan bekerja. Hasil perancangan tersebut diharapkan komponen dapat bekerja dengan aman, namun dalam prakteknya kadang kala ada komponen yang mengalami kerusakan atau kegagalan (failure). Untuk itu dilakukan analisis kegagalan (failure analysis) untuk mengetahui keandalan suatu produk. Sasaran utama analisis keandalan adalah untuk mengidentifikasi atau meramalkan perilaku kegagalan sebuah produk sedini mungkin. Tulisan ini meneliti kegagalan produk pena engkol pada sistem mekanik Controllable Pitch Propeller (CPP) untuk penggerak hovercraft dengan pendekatan keausan. Parameter yang digunakan jumlah siklus putaran. Pengukuran keausan komponen dilakukan mulai dari jumlah 250.000 siklus sampai dengan 2.000.000 siklus. Hasil yang diperoleh diperbandingkan dengan masa hidup (life cycle) sebuah produk terhadap kegagalan melalui kurva bak mandi (bathtub curve). Kata kunci: sistem mekanik CPP, analisis keandalan, kegagalan keausan.
Copyrights © 2012