Aspek budaya organisasi suatu perusahaan meliputi perilaku, pengalaman, keyakinan dan nilai-nilai suatu organisasi. Budaya organisasi merupakan salah satu faktor internal yang diindikasikan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kesuksesan hasil dari kinerja perusahaan berkaitan dengan nilai dan sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi, karena itulah untuk menetapkan strategi yang efektif budaya organisasi tidak boleh diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur budaya organisasi yang berkembang dalam suatu perusahaan dengan mengambil studi kasus di industri minuman (beverages industry) besar yang berada di regional Jawa Tengah. Satu perusahaan multinasional (Perusahaan A) dan dua perusahaan nasional (Perusahaan B dan C) menjadi objek penelitian ini. Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) digunakan untuk mengukur budaya organisasi yang dominan dalam suatu perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perusahaan A memiliki tipe budaya market dan memiliki karakteristik yang responsif pada indikator yang berhubungan dengan orientasi eksternal. Perusahaan B dan C memiliki tipe budaya hierarki menunjukkan strategi supply chain yang efisien. Indikator yang berhubungan dengan orientasi internal pada perusahaan B menunjukkan kinerja yang baik. Penelitian ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk melakukan evaluasi kinerja masa lalu dan menyusun strategi masa depan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di era global. Kata kunci: budaya organisasi, industri minuman, jawa tengah, daya saing
Copyrights © 2013