Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh ketebalan composites dan fraksi volume coconut fiber terhadap kekuatan tarik dan kekuatan impak bermatrix Epoxy. Pola kegagalannnya diamati dengan photo makro. Bahan utama penelitian adalah random coconut fiber, resin epoxy EPR174. Hardener yang digunakan adalah V-140 dengan konsentrasi 1:1. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan (Press Mold). Komposit tersusun terdiri dari random coconut fiber bast. Fraksi volume serat komposit adalah 20%, 30%, 40%, dan 50%. dengan variasi ketebalan 1mm, 2mm, 3mm, 4mm, dan 5mm. Spesimen dan prosedur pengujian tarik dan impak mengacu pada standart ASTM D638-02 dan ASTM D5941. Penampang patahan dilakukan foto makro untuk mengidentifikasi pola kegagalannya. Hasil penelitian ini menunjukkan kekuatan tarik komposit meningkat seiring dengan penambahan fraksi volume serat dan ketebalan komposit. Kekuatan impak meningkat seiring dengan penambahan ketebalan komposit dan fraksi volume serat. Kekuatan tarik dan kekuatan impak komposit memiliki harga yang paling optimum pada ketebalan 5mm dengan fraksi volume serat Vf = 50%. Kekuatan impak paling optimum pada ketebalan 5mm dengan fraksi volume serat Vf = 50%,. Tahapan pola kegagalan komposit adalah kegagalan tarik dan impak pada komposit sisi bawah dan kegagalan matrik dan fiber pada komposit. Mekanisme patahan, terjadi patah getas akibat kekuatan tarik dan impak. . Kata Kunci: composites, kekuatan, kegagalan, rekayasa.
Copyrights © 2013