COPING (Community of Publishing in Nursing)
Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018

PENGARUH KONTRASEPSI HORMONAL DAN OBESITAS SENTRAL TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA WANITA DEWASA

Ni Luh Putu Nopita Apsari (Nursing Program, School of Medicine, Udayana University)
I Wayan Sukawana (Nursing Departement, Politeknik Kesehatan Denpasar)
Ni Gusti Ayu Putu Triyani (Nursing Departement, Wangaya Hospital)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2018

Abstract

Obesitas adalah suatu kondisi akumulasi lemak berlebih di jaringan adiposa. Masa akumulasi lemak berlebih dipengaruhi oleh hormon yaitu riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal estrogen dan pada wanita dengan uterus progesteron. Progesteron mengakibatkan penurunan jumlah dan afinitas reseptor insulin terhadap glukosa sehingga kadar glukosa darah akan meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel besar yang digunakan adalah 40 orang dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada studi terkait riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal dan melakukan pengukuran obesitas sentral, kadar glukosa darah puasa dan kadar glukosa darah 2 jam pasca prandial. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah anacova. Ukuran rata-rata lingkar pinggang sebagai cerminan responden obesitas sentral yaitu 85,58 cm. Rata-rata kadar glukosa darah puasa responden yaitu 97,72 mg / dL dan rata-rata kadar glukosa darah dua jam PP yaitu 158,18 mg / dL. Hasil dalam penelitian ini adalah tidak ada pengaruh dengan nilai sig sebesar 0,073 untuk kadar glukosa darah puasa dan sig sebesar 0,811 untuk kadar glukosa darah 2 jam post prandial, maka dapat disimpulkan tidak ada pengaruh hormonal terhadap puasa darah kadar glukosa dan 2 jam post prandial setelah variabel obesitas sentral terkontrol. Berdasarkan hasil penelitian maka wanita dewasa di desa Jagapati tidak perlu khawatir ketika menggunakan kontrasepsi hormonal. Kata kunci: kontrasepsi hormon, obesitas sentral, kadar glukosa darah ABSTRACT Obesity is a condition of excess accumulation of fat in adiposa tissue. Excessive fat accumulation period is influenced by hormone namely estrogen hormonal contraceptive use history and in women with a uterus of progesteron. Progesteron resulted in a decrease in the number and affinity of insulin receptor against glucose so that blood glucose levels will increase. This research is research observational analytic with cross-sectional approach. Large samples used is 40 people with simple random sampling technique. This research was conducted on the study of hormonal contraceptive use history related and do measurement central obesity, fasting blood glucose levels and blood glucose levels 2 hour post prandial. The test used in this study is ancova. The average size of waist circumference as a reflection of the Central obesity respondents i.e. 85,58 cm. Average fasting blood glucose levels of respondents i.e. 97.72 mg/dL and the average blood glucose levels two hours PP i.e. 158,18 mg/dL. The results in this study is there is no influence with the value of the sig of 0,073 for fasting blood glucose levels and the sig of 0,811 for blood glucose levels 2 hour post prandial, then it can be concluded there are no hormonal influence against fasting blood glucose levels and 2 hour post prandial after Central obesity variables controlled. Based on the research results then the adult woman in the village of Jagapati need not worry when using hormonal contraceptives. Keyword: hormonal contraception, central obesity, blood glucose levels

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

coping

Publisher

Subject

Education Health Professions Nursing Public Health

Description

COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ...