Harmonia: Journal of Research and Education
Vol 1, No 1 (2000)

MITOS DAN POSISI SENIMAN DALAM ERA GLOBALISASI

Jazuli, M (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2011

Abstract

Globalisasi yang tengah merambah pada masyarakat dunia dewasa ini nampaknya lebih dipahami sebagai peristiwa dan proses kebudayaan. Hal  ini berarti pula berhubungan dengan lembaga, sistem, dan strategi global  dari pelakunya. Dalam globalisasi bukan hanya merupakan fenomena  budaya melainkan juga fenomena komersial yang membentuk keseragaman tertentu sekaligus membutuhkan perbedaan tertentu sebagai identitas dalam permainan suatu sistem dunia. Dalam konteks ini bukan saja tenaga dan pemikiran yang dijual tetapi komitmen dan loyalitas dari peran aktor. Implikasi fenomena global tersebut dalam jagad seni pertunjukan agaknya sering menimbulkan mitos, yang kemudian melahirkan suatu posisi-posisi tertentu pada diri sang seniman. Mitos tersebut terlihat dari tiga sikap pada  sebagian seniman, yaitu: 1) sikap yang mengarah pada kegairahan estetika yang berlebihan sehingga sering mengabaikan nilai dari seni yang memberikan pencerahan bagi kehidupan manusia; 2) sikap yang mengarah pada semangat yang meluap-luap untuk menjadi diri pribadi tanpa disertai semangat mencari nilai yang lebih bermakna; 3) sikap yang  mengarah pada pengkultusan terhadap diri seorang tokoh tertentu yang telah menduduki posisi elite. Dengan mitos semacam itu tak pelak kemudian muncul tiga posisi seniman, yaitu: sebagai reproduktor, akomodator, dan emansipator. Masing-masing posisi mempunyai tanggung jawab dan konsekuensi sendiri.

Copyrights © 2000






Journal Info

Abbrev

harmonia

Publisher

Subject

Arts Education

Description

Harmonia: Journal of Arts Research and Education is published by Departement of Drama, Dance, and Music, Faculty of Language and Arts, Universitas Negeri Semarang in cooperation with Asosiasi Profesi Pendidik Sendratasik Indonesia (AP2SENI)/The Association of Profession for Indonesian Sendratasik ...