Perusahaan adalah salah satu pelaku perekonomian bangsa yang memegang peranan penting  dalam  pertumbuhan ekonomi nasional.  Pada akhir-akhir ini  masyarakat  dan konsumen  tampak  semakin  kritis  dalam menanggapi setiap  permasalahan  atau penyimpangan  yang  terjadi  dalam  kegiatan  penyaluran  BBM dan Non BBM,  hal ini ditandai dengan pemberitaan di media massa tentang adanya kasus-kasus pemalsuan BBM dan Non BBM yang marak dalam  wilayah kerja UPPDN IV serta pelayanan yang kurang memuaskan  oleh  petugas  PERTAMINA atau mitra  kerja /Hiswana  Migas (Himpunan Swasta Nasional  Minyak  dan Gas Bumi Negara).  Belakangan  ini distribusi menjadi topik pembicaraan yang hangat sehubungan dengan krisls ekonomi yang telah berkecamuk selama  dua  tahun  ini.  Persoalan  mengenai  distribusi  ini  mengemuka sehubungan tak lancamya distribusi sejumlah komoditas setelah kerusuhan Jakarta 13-14 Mei 1998. Dampak yang dapat ditimbulkan bi/a terjadi kesalahan dalam pengelolaan distribusi  Bahan  Bakar  Minyak Tanah, salah satu diantaranya adalah terjadinya keresahan  sosial yang  diakibatkan oleh kelangkaan  minyak tanah di suatu daerah. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh kekuasaan yang dimiliki PERTAMINA dan kemitraan terhadap efektivitas  saluran    distribusi sehingga produk dapat sampai ke konsumen secara cepat,  tepat dan menyeluruh sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.
Copyrights © 2002