Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik)
Vol 3, No 1 (2019): Volume 3 Nomer 1 Mei 2019

KONSEP DIRI REMAJA DITINJAU DARI LATAR BELAKANG BUDAYA MANDAILING DAN BUDAYA MINANGKABAU SERTA IMPLIKASINYA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING

sukatno, sukatno (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2019

Abstract

Budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Indonesia memiliki banyak keberagaman budaya, salah satunya adalah kebudayaan yang berkembang dikalangan remaja.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif artinya penelitian dilakukan secara mendalam serta menggunakan pendekatan deskriptif yang bermaksud untuk mendapatkan gambaran tentang konsep diri remaja pada budaya mandailing dan budaya minangkabau.Hasil penelitian adalah Orang Minang berpandangan bahwa hidup pada hakikatnya baik, karena itu tujuan hidup adalah berbuat kebaikan atau jasa, ?hiduik bajaso, mati bapusako?, mereka ibaratkan: gajah mati maninggakan gadiang, harimau mati maninggkan baling, manudia mati maninggakan namo?. Pepatah itu mengisyaratkan bahwa hidup adalah menghasilkan, setiap orang harus bekerja dan produktif sewaktu ia hidup sehingga dapat meninggalkan sesuatu apabila telah meninggal. Sebagai individu orang Minang sangat egaliter, hal itu dinyatakan dalam ungkapan ?duduk samo randah tagak samo tinggi. Ungkapan ini membuka kesempatan kepada setiap individu untuk mencari yang terbaik, karena setiap orang itu pada prinsipnya menpunyai hak yang sama dalam berinisiatif dan memutuskan sesuatu. Masyarakat mandailing  dikenal sebagai masyarakat yang memiliki sosial yang tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dengan  meninjau partisipasi masyarakat dalam menghadiri berbagai acara dan peristiwa yang terjadi di daerah pemukiman sukunya seperti menghadiri takjiah, mengadakan pengajian, menghadiri kemalangan (melayat), mengunjungi orang yang sedang sakit, dan sebagainya. Saran terhadap penelitian ini, penelitian ini akan lebih baik jika dikembangkan lagi secara mendalam mengenai dua latar belakang budaya yang sangat berbeda. Baik ditinjau dari sifat, karakteristik, adat-istiadat, suku dan kebiasaan hidup.Kata kunci : Budaya ; sosial ; pendekatan deskriptif

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jbk

Publisher

Subject

Humanities Education Other

Description

Bikotetik: This journal is for guidance and counseling practitioners (teacher, counselor, observer, etc), and academics. Access to unpaid journal (FREE) for both reader and author. Articles published for this journal may include research results, community service results in the area of Counseling ...