Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology
Vol 12, No 2 (2017): SAINTEK PERIKANAN

SKRINING SENYAWA FITOKIMIA RUMPUT LAUT Sargassum sp. DAN AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus dan Eschericia coli (Phytochemical Compound Screening of Sargassum sp. and It’s Activity as Antibacterial Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli)

Indria Eka Pangestuti (Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Sumardianto Sumardianto (Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Ulfah Amalia (Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
20 Jul 2017

Abstract

 Bakteri S. aureus dan E. coli merupakan bakteri patogen yang sering menjadi masalah pada produk makanan terutama pada produk perikanan, sehingga diperlukan senyawa antibakteri yang efektif untuk menghambat pertumbuhannya. Rumput laut Sargassum sp. memiliki senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai senyawa antibakteri, seperti flavonoid, saponin, tannin, dan fenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan fitokimia pada ekstrak rumput laut Sargassum sp. dan mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter pengujian yang dilakukan adalah uji fitokimia kuantitatif ekstrak rumput laut Sargassum sp. dan zona hambat ekstrak rumput laut Sargassum sp. menggunakan metode difusi sumur dengan penambahan konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15% dan dilakukan 3 kali ulangan. Data hasil uji zona hambat dianalisis menggunakan uji ANOVA (Analysis Of Varians) dan Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil uji fitokimia kuantitatif ekstrak rumput laut terbaik diperoleh pada senyawa saponin yaitu sebesar 3,50±0,06 % sedangkan hasil terendah yaitu fenol 0,09±0,05 %. Hasil penelitian zona hambat menggunakan metode difusi sumur menghasilkan diameter pada bakteri S. aureus berkisar 1,527±0,326 mm sampai 6,323±0,27 mm, sedangkan diameter pada bakteri E.coli berkisar 0±0 mm sampai 3,58±0,33 mm. Berdasarkan hasil tersebut, penambahan konsentrasi ekstrak rumput laut Sargassum sp. memberikan pengaruh terhadap diameter zona hambat bakteri S. aureus dan E. coli.Kata kunci: Rumput Laut Sargassum sp., Fitokimia, Antibakteri, Staphylococcus aureus, dan Eschericia coli S. aureus and E. coli bacteria is a pathogenic bacteria that often cause problems in food products especially in fishery products, so that an effective antibacterial compound is needed to inhibit their growth. Sargassum sp. seaweed has a bioactive compound that can be functioned as antibacterial compound, such as flavonoid, saponin, tannin, and phenol. The aim of this research was to know the phytochemical content in Sargassum sp. seaweed extract and to know the effect of concentration added to the S. aureus and E. coli bacteria growth. This research was using experimental laboratories method with Completely Randomized research Design (CRD). The conducted testing parameter were Quantitative Phytochemical Analysis and Inhibition Zone on Sargassum sp. seaweed extract using diffusion well method with 0%, 5%, 10%, and 15% added concentration for triplicates. The inhibition zone’s data were analyzed using ANOVA (Analysis of Variance) and Honestly SignificaNt Difference (HSD). The best quantitative phytochemical results of seaweed extract was found in the saponin compound which was 3,50 ± 0,06 %while the lowest was found in phenol which was 0,09±0.05 %. The inhibition zone research results using diffusion well method resulted on the S. aureus bacteria’s diameter which was about 1,527±0,326 mm until 6,323 ± 0,27 mm, while E.coli bacteria has about 0±0 mm until 3,58±0,33 mm diameter. Based on the research results above, the concentration addition of Sargassum sp. seaweed extract gave effect to the inhibition zone’s diameter of S. aureus and E. coli bacteria. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

saintek

Publisher

Subject

Education

Description

SAINTEK PERIKANAN (p-ISSN: 1858-4748 dan e-ISSN: 2549-0885) adalah jurnal ilmiah perikanan yang diterbitkan oleh Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Februari dan ...