Abstrak: Perubahan paradigma pendidikan dari teacher-centered menjadi student-centered yang berbasis konstruktivis belum nyata menunjukkan hasilnya. Para siswa SMP mempunyai kriteria guru yang baik adalah guru menerangkan dengan jelas dan humoris. Siswa merasa belum puas belajar bila guru belum sampai mendiktekan konsep yang harus dicatat di buku catatan mereka. Guru juga merasa belum mengajar bila ia tidak menerangkan panjang lebar tentang isi buku yang harus dipelajari pada hari itu. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan dampak implementasi strategi pembelajaran berpusat pada siswa terhadap kemampuan berpikir pada siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil analisis data dan hasil pembahasan dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Siswa yang belajar dengan menggunakan model IK mempunyai hasil belajar kognitif yang lebih baik daripada siwa yang belajar dengan menggunakan model PBI. (2) Hasil belajar kognitif yang tertinggi adalah kombinasi Sistem Ekskresi dengan sekolah kategori kurang, sedangkan terendah adalah kombinasi pokok bahasan Sistem Pernapasan dengan sekolah berkategori sedang. (3) Jenis materi berpengaruh sangat signifikan terhadap kemampuan berpikir rendah dengan urutan nilai dari rendah ke tinggi sebagai berikut: Sistem Respirasi, Sistem Transportasi; Sistem Pencernaan; dan Sistem Eksresi. (4) Ada perbedaan kemampuan berpikir siswa sebagai akibat interaksi antara macam pokok bahasan (Sistem Pencernaan, Sistem Transportasi, Sistem Pernapasan, dan Sistem Ekskresi) dengan model pembelajaran konstruktivis (Pengajaran Berdasarkan Masalah dan Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok). (5) Ada kecenderungan bahwa semua materi pelajaran Pencernaan, Transportasi, Pernapasan, dan Ekskresi yang dilakukan dengan model pembelajaran Investigasi Kelompok mempunyai hasil yang lebih tinggi daripada model PBM. (6) Ada perbedaan kemampuan berpikir siswa sebagai interaksi akibat antara kategori sekolah (baik, sedang, kurang) dengan model pembelajaran konstruktivis (Pengajaran Berdasarkan Masalah dan Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok). (7) Sebagian besar menunjukkan ada kecenderungan bahwa nilai hasil belajar kognitif yang diperoleh melalui model PBM lebih rendah dari IK, namun pola tersebut tidak diikuti oleh teraturnya pola pada kategori sekolah.
Copyrights © 2008