Olahraga
adalah cara terbaik untuk membentuk tubuh yang kuat dan sehat, membangun
percaya diri dan kebanggaan diri. Pola makan sehat adalah faktor kunci untuk
meraih performa terbaik dalam olahraga. Jika nutrisi tidak tersedia dengan baik
karena pola makan yang menyimpang maka pertaruhannya adalah performa bahkan
kesehatan secara keseluruhan. Bagi atlet, pandangan tentang citra tubuh yang
ideal merupakan mitos, dimana setiap orang ukurannya berbeda-beda. Sedangkan
bagi pelatih, mengatur pola makan atlet adalah keharusan karena berbanding
lurus dengan performa atlet.
Penyimpangan
pola makan ada dua, yaitu (1) disordered eating ; meliputi pola nutrisi yang
buruk, ketidakseimbangan antara jenis-jenis makanan yang dikonsumsi,
kekuarangan asupan makan dan menghindari makan. (2) eating disorders ;
perubahan perilaku dengan tujuan mengatur pola makan sehingga berat badan
berkurang dengan pencitraan diri yang keliru tentang berat badan yang ideal.
Bentuk-bentuk
penyimpangan pola makan adalah (1) Anorexia Nervosa, yaitu upaya sengaja
membuat diri sendiri lapar dan menurunkan berat badan secara drastis, (2)
Bulimia Nervosa yaitu pola makan dengan porsi banyak dalam sekali makan
kemudian diikuti dengan tidak makan sama sekali sebagai akibat kesadaran untuk
tidak mau kegemukan, (3) Binge-Eating Disorder yaitu ditandai dengan bingeing
yaitu nafsu makan banyak dalam sekali duduk tetapi diikuti dengan purging yaitu
menghindari makan dengan memakai laxative, muntah dan kegiatan yang berlebihan.
Copyrights © 2009