Abstrak
Salah satu masalah pembangunan adalah pemerataan
prioritas pembangunan desa dan kota. Untuk menghindari social and economic
gap, dalam melakukan pembangunan ekonomi rakyat
harus diarahkan segera melakukan perubahan struktural (structural
adjustment and structural transformation) untuk memperkuat posisi
perekonomian rakyat. Pembangunan merupakan proses transformasi sosial ekonomi,
karena itu mengandung unsur informasi secara merata melalu proses komunikasi
efektif, interaktif. Komunikasi interaktif dalam menyampaikan pesannya tidak
disampaikan melalui saluran formal, melainkan menggunakan saluran informal yang
dibentuk secara swadaya dan swakelola oleh masyarakat desa. Berdasarkan
penelitian, model komunikasi interaktif lebih efektif digunakan sebagai satu
strategi dalam mensosialisasikan program-program pembangunan di pedesaan, dengan
alasan: (1) tidak bersifat instruktif dan penyampaiannya melalui
lembaga-lembaga informal pedesaan yang bersifat swakelola; (2) prosesnya
menyebar ke segala arah sehingga arus informasi berjalan timbal balik dari dan
ke segala arah di antara pihak-pihak yang terlibat; (3) kesamaan posisi antara
pihak communicant dengan communicatornya, sehingga tidak ada
perasaan inferior dan superior, dan hasil komunikasinya dianggap sebagai sharing.
Copyrights © 2009