Pendidikan Geografi
Vol 9, No 17 (2010)

PENANDA KAJIAN GEORAFI FISIK

Nugroho Hari Purnomo, (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2010

Abstract

<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page WordSection1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.WordSection1 {page:WordSection1;} --> Abstrak : Geografi fisik mengkaji fenomena fisik permukaan bumi yang mempengaruhi kehidupan manusia atau dikenal sebagai geosfer. Geosfer dikaji oleh banyak bidang keilmuan, menjadikan geografi fisik harus memiliki ciri sebagai suatu keilmuan yang berbeda dengan keilmuan lainnya, yaitu berdasarkan pada pendekatan geografi. Akan tetapi luasnya geosfer sebagai objek kajian, kiranya masih perlu adanya penciri geografi fisik yang dapat ditandai berdasarkan pada : (1) adanya keteraturan alam semesta berupa sistem yang seimbang, (2) penyederhanaan fenomena permukaan bumi menjadi suatu model, dan (3) pembatasan luasan atau skala kajian yang diamati. Dengan adanya penanda kajian geografi fisik tersebut diharapkan adanya ketegasan antara keilmuan geografi fisik dengan keilmuan lainnya serta fenomena geosfer yang keterkaitannya tidak terbatas dapat lebih mudah dipahamai.

Copyrights © 2010