Pendidikan Geografi
Vol 6, No 11 (2007)

BENTUK LAHAN SEBAGAI KOMPONEN EKOHIDROLIK

Nugroho Hari Purnomo, (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2007

Abstract

Abstrak : Konsep ekohidrolik mulai disadari peranannya setelah terjadinya degradasi sungai sebagai akibat dari program pembangunan sungai yang didasari pemahaman hidraulik murni, sementara ekohidrolik berdasarkan pada pemahaman kombinasi ekologi dan hidrolik. Kajian deskriptif dengan metode studi literatur berdasarkan pendekatan analisis terapan bentuk lahan ini bertujuan untuk membahas kedudukan bentuk lahan dalam kajian ekohidrolik. Bentuk lahan merupakan unsur kenampakan bentang lahan dengan komposisi material yang merupakan hasil dari suatu genetik dan proses yang bekerja di atas struktur geologi dan litologi serta topografi tertentu. Secara geografis bentuk lahan merupakan tempat keberadaan material dan tempat proses berlangsung. Untuk pengelolaan sungai, secara umum bentuk lahan asal proses fluvial dan bentuk lahan asal proses marin memiliki peran penting, meskipun bentuk lahan lainnya di beberapa wilayah juga berperan. Ekohidrolik merupakan konsep pengelolaan sungai yang berpangkal dari paradigma sungai sebagai sistem alamiah yang kompleks dan teratur. Bentuk lahan sebagai bagian dari sistem alamiah yang merekam genetik, proses, dan material perkembangan bentang lahan. Dengan demikian konsep ekohidrolik harus mempertimbangkan bentuk lahan dalam kajian dan terapannya.  

Copyrights © 2007