<!--
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
text-align:justify;
text-indent:21.25pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Times New Roman","serif";
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
font-size:10.0pt;
mso-ansi-font-size:10.0pt;
mso-bidi-font-size:10.0pt;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-hansi-font-family:Calibri;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
-->
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh suhu perendaman dan jenis mordan
terhadap hasil jadi pewarnaan alami Daun Mawar (Rosaceae) pada
kain sutera dengan menggunakan teknik batik. Jenis penelitian adalah ekspe-rimen.
Metode pengumpulan data menggunakan observasi. Dari hasil analisis data
diperoleh bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pada suhu perendaman dan
jenis mordan terhadap hasil jadi pewarnaan daun mawar pada kain sutera dengan
teknik batik ditinjau dari penyerapan warna, kerataan warna, kerataan sekitar
motif, kejelasan motif, dan daya luntur. Kecuali untuk hasil tingkat kecerahan
warna terdapat pengaruh yang signifikan antara mordan tawas dan garam terhadap
warna yang dihasilkan, warna lebih cerah pada penggunaan mordan tawas. Hasil
terbaik didapatkan pada perendaman suhu 30°C dengan mordan tawas.
Copyrights © 2012