Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan
Vol 6, No 2 (2017): Periode Wisuda Bulan April 2017

KARAKTERISTIK EDIBLE FILM DARI CAMPURAN TEPUNG SEMIREFINED KARAGINAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TAPIOKA DAN GLISEROL

Saputro, Benediktus Wahyu (Unknown)
Dewi, Eko Nurcahya (Unknown)
Susanto, Eko (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2018

Abstract

Edible film merupakan jenis pengemas makanan yang berbentuk lembaran tipis atau film yang dapat dicerna oleh tubuh. Edible film yang dibuat dari komponen tunggal hasilnya tidak terlalu baik, maka perlu adanya   campuran antara beberapa bahan serta penambahan bahan aditif lainnya. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan  formulasi terbaik  dari edible film. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semi refined karaginan, tepung tapioka, dan gliserol. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium, rancangan percobaan  yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu perbedaan konsentrasi tepung tapioka (0,3%, 0,5%, dan 0,7%)  dengan 3 kali pengulangan. Parameter pengujian yang diamati berupa kuat tarik (MPa), persen  pemanjangan (%), ketebalan (mm), dan laju transmisi  uap air (g/m2/jam). Data di analisa menggunakan analisa sidik ragam (ANOVA), dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) untuk mengetahui perlakuan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi tepung tapioka memberikan pengaruh yang sangat nyata (p<0.05) terhadap parameter kuat tarik, persen pemanjangan, ketebalan, dan laju transmisi uap air. Edible film terbaik dihasilkan dari perlakuan konsentrasi semi refined karaginan 1%, tepung tapioka 0,7%, dan gliserol 0,5% dengan hasil karakteristik kuat tarik 39,42 MPa, persen pemanjangan 66,02%, laju transmisi uap air 1,28 g/m2/jam, dan ketebalan 0,09 mm.

Copyrights © 2017