Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian

PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL BERBAHAN DASAR SABUT KELAPA (Cocos nucifera L.) (Manufacture Of Particle Board Made from Coconut Fiber)

Lisbeth Dameriahni Sijabat (Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian USU Medan Indonesia)
Ainun Rohanah (Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian USU Medan Indonesia)
Adian Rindang (Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian USU Medan Indonesia)
Rudi Hartono (Fakultas Kehutanan USU Medan Indonesia)



Article Info

Publish Date
24 Jan 2018

Abstract

ABSTRACT. Coconut fiber is waste which has high cellulose that can be used as a raw material for particle board. This study was aimed to determine the effect of concentration of isocyanate adhesive to the physical and mechanical properties of particle board as well as to determine the optimal level of adhesive in the manufacture of particle board from coconut  fiber (Cocos nucifera L.).  The particle board was  made with a dimension of  1 cm x 25 cm x 25 cm, with density of  0,7g/cm3. Variant in this study was isocyanates 5, 7, dan 9%. Parameters measured were density, moisture content,  swelling thickness, DSA, Modulus of Rupture and Modulus of Elasticity of the  particle board. The results will determine with SNI 03-2105-2006 standard. The results showed that the value of physical properties of particle board made from coconut fiber is density, moisture content,and swelling thickness during 2 hours   were comply with the SNI 03-2105-2006, while on swelling thickness  during 24 hours only the 9% isocyanates comply with the standard. In the case of mechanical properties of the  particle board,  only modulus of rupture  comply with  the standard and  the value of modulus of elasticity not comply the SNI 03-2105-2006 standard. Optimal levels in this adhesive study was 9%  isocyanates content. Keywords : Coconut fiber, Isocyanates Adhesives, Particle Board ABSTRAK   Sabut kelapa merupakan limbah  yang memiliki unsur selulose yang tinggi yang dapat digunakan sebagai bahan baku papan partikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar perekat isosianat terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel serta untuk mengetahui kadar perekat optimal dalam pembuatan papan partikel berbahan dasar sabut kelapa.  Bahan baku yang digunakan adalah sabut kelapa dan perekat isosianat. Papan partikel  dibuat dengan ukuran 1 cm x 25 cm x 25 cm, dengan target kerapatan 0,7 g/cm3. Variasi dalam penelitian ini adalah kadar perekat isosianat 5, 7, dan 9%. Parameter yang diamati adalah kerapatan, kadar air, pengembangan tebal, daya serap air, modulus patah dan modulus lentur papan partikel. Data yang diperoleh akan dibandingkan dengan standar SNI 03-2105-2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  sifat fisis papan partikel berbahan dasar sabut kelapa yaitu kerapatan, kadar air dan pengembangan tebal 2 jam telah memenuhi standar SNI 03-2105-2006, sedangkan pengembangan tebal  24 jam, hanya kadar perekat isosianat 9% yang memenuhi standar.  Hasil pengujian sifat mekanis, hanya nilai MOR yang memenuhi standar, sedangkan nilai MOE tidak ada yang memenuhi standar. Kadar perekat yang optimal dalam penelitian ini adalah kadar perekat 9%   Kata Kunci : Sabut Kelapa, Perekat Isosianat, Papan Partikel

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jrpp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Engineering

Description

Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian merupakan media untuk publikasi tulisan asli berkaitan dengan teknologi pangan dan keteknikan pertanian secara luas, yang diterbitkan atas kerjasama antara Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan dan Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian ...