Akhir – akhir ini, banyak munculnya coffee shop di Kota Medan, sehingga persaingan antar coffee shop semakin ketat dalam rangka memuaskan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, keputusan, kepuasan konsumen, dan menganalisis atribut – atribut yang harus diperbaiki oleh pihak coffee shop. Metode yang digunakan analisis deskriptif dan Costumer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen di coffee shop didominasi oleh laki-laki yang berusia <25 tahun, pendidikan terakhir SMA (Sedang Kuliah), status sebagai pelajar, dan memiliki pendapatan antara Rp.1.000.000-3.000.000. Mayoritas pengambilan keputusan konsumen, yaitu motivasi konsumen untuk berkunjung hanya sekedar minum kopi; sumber informasi berasal dari teman; manfaat yang dicari untuk menikmati rasa kopi yang enak; frekuensi kedatangan seminggu sekali; dan penilaian konsumen puas. Pengukuran kepuasan konsumen sebesar 73,15%, berarti konsumen puas. Atribut yang perlu dipertahankan, yaitu atribut cita rasa, aroma, variasi menu, perbandingan harga dengan kualitas, media iklan, fasilitas, kecepatan penyajian, kecepatan transaksi dan atribut yang harus diperbaiki, yaitu atribut brand, dekorasi, dan penjelasan barista. Kata Kunci: Konsumen, Kepuasan, Atribut Coffee Shop.
Copyrights © 2019