Diponegoro Law Journal
Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016

TANGGUNG JAWAB NEGARA SURIAH TERHADAP KONFLIK ANTARA PEMERINTAHAN BASHAR AL-ASSAD DENGAN PEMBERONTAK DI SURIAH DARI PERSPEKTIF HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL

Raihan Taqy*, Joko Setiyono, Soekotjo Hardiwinoto (Fakultas Hukum, Diponegoro University)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2016

Abstract

Beberapa tahun yang lalu perang dianggap sebagai sebuah konflik antara negara dengan negara. Namun pada abad ke-20 ini pihak yang berperang bukan hanya negara melawan negara saja, tetapi negara melawan pemberontak yang terorganisir seperti yang terjadi di Suriah saat ini. Konflik antara Pemerintahan Bashar Al-Assad dengan rakyat Suriah yang tergabung dalam beberepa kelompok terorganisir perlu mendapatkan perhatian dunia khususnya PBB. Ribuan manusia khususnya warga sipil mati dalam konflik internal tersebut, hal tersebut dikarenakan kedua belah pihak khususnya Presiden Bashar bersama pasukannya tidak mentaati aturan Hukum Internasional yang berlaku dalam perang saudara di Suriah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi dan tanggung jawab negara Suriah terhadap konflik tersebut berdasarkan aturan Hukum Humaniter Internasional.

Copyrights © 2016