Abstrak Sesuai hasil survey di UKM produsen petis, bahwa proses pemasakkan dan pengadukan petis masih dilakukan secara manual. Pengadukan dilakukan dengan tenaga manusia dan pemanasan menggunakan kayu bakar. Karena pemanasan menggunakan kayu bakar, maka hasil petis sering gosong dan rasanya cenderung pahit. Untuk mengatasi hal tersebut dalam tugas akhir ini dibuat Mesin Pengaduk Petis Semi Otomatis. Mesin ini pengadukannya menggunakan penggerak motor listrik dan pemanasan menggunakan kompor LPG yang sudah dilengkapi sistem kontrol suhu. Selain itu untuk mencegah terjadinya kegosongan petis, tabung pemasakkan didesain tidak bersentuhan langsung dengan api namun dilapisi water jacket. Dalam membuat mesin pengaduk petis semi otomatis ini menggunakan metode OPC, melalui metode ini akan ditentukan berbagai jenis proses produksinya dan urutan pengerjaannya. Berdasarkan hasil uji kinerja mesin pengaduk petis semi otomatis didapatkan data sebagai berikut: 1) Kapasitas produksi 100 Kg/3 jam (sekali proses produksi). 2) Kualitas petis hasil pemasakan tidak gosong dan rasa tidak pahit. 3) Proses pengadukan dengan menggunakan motor listrik sehingga mudah cara pengoperasiannya dan operator tidak mudah lelah . 4) Suhu pemanasan untuk memasak bisa dikendalikan (2000C) sehingga kualitas bisa terjaga dengan baik dan bisa menghemat bahan bakar gas LPG. Hasil rancang bangun Mesin pengaduk petis semi otomatis mempunyai spesifikasi sebagai berikut: 1) Dimensi rangka : Panjang 780 mm, Lebar 480 mm, Tinggi 2000 mm, 2) Penggerak : Motor AC 0,5 Hp; 110/220 V; 1400 Rpm. 3) Transmisi penggerak : Gearbox tipe 80, Rasio 1 : 20 ;Pulley belt motor – gearbox rasio 1:3 ; pulley belt gearbox – pengaduk rasio 1:2 ; kecepatan putar pengaduk 11,6 Rpm 4) Sistim kontrol : Termocontrol NX4 – 25, Selenoid Valve 10 Bar, 5) Dimensi drum penampung adonan petis : Drum Ø550 mm, Tinggi 1006 mm, Kapasitas 100 Kg; Gearbox penumpah drum tipe 50, Rasio 1: 30. Kata Kunci : Rancang Bangun, Pengaduk Petis, Water jacket
Copyrights © 2015