Latar belakang: Angka sectio cesarea semakin hari semakin banyak, padahal tindakan operasi ini sebenarnya banyak menimbulkan dampak negatif bagi para wanita, salah satunya timbulnya nyeri pasca operasi. Nyeri dapat di-manage apabila ada komunikasi dan kerjasama yang baik antar petugas kesehatan. Patient Centered Care (PCC) merupakan sebuah pendekatan perawatan dengan meletakkan pasien berada ditengah perawatan, mengakomodasi keinginan dan kebutuhan pasien, serta untuk meminimalkan terjadinya ketidaksesuaian dalam sebuah perawatan. PCC secara fundamental dibangun dari sebuah kolaborasi interprofessional antara dokter, perawat, gizi, farmasi, rehabilitasi, dan lain-lain secara berkelanjutan. Tujuan: Menilai implementasi PCC dalam menurunkan derajat nyeri pasien cesarea. Metode: True Experiment dengan rancangan Post test only control group design. Responden berjumlah 44 orang, dibagi menjadi 22 orang untuk kelompok intervensi dan 22 orang untuk kelompok kontrol dimana sampel ini menggunakan metode Systematic random sampling. Pengukuran tingkat nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS). Hasil: Uji Independent Sample T Test didapatkan ada perbedaan tingkat nyeri pada pasien pasca sectio cesarea antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Implementasi Patient Centered Care (PCC) dapat menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca-sectio cesarea.
Copyrights © 2020