Latar belakang : pembangunan nasional pada hakikatnya adalah pembangunan manusia seutuhnya yang harus dimulai sedini mungkin yaitu sejak dalam kandungan dan semasa balita. Pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita berlangsung melalui pola tertentu. Tiga tahun pertama sejak lahir merupakan periode dimana miliaran sel Glial terus bertambah untuk memupuk neuron. Karena otak, tumbuh dengan sangat pesat dan akan mencapai 70-80% pada 3 tahun pertama kehidupan si kecil. ) Status gizi balita berdasarkan ( BB/U ) di wilayah Kabupaten Sragen tahun 2011 ialah terdapat 84,03 % gizi normal, 1,89 % gizi kurang dan 0,01% gizi buruk Studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Nglangak kwangen Gemolong Sragen yaitu terdapat 55 balita, ada 4 balita yang mengalami gangguan perkembangan. Gangguan bicara dan bahasa sebanyak 2 balita, dan 1 balita dengan gangguan motorik kasar. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan status gizi balita dengan perkembangan balita usia 12-36 bulan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, analitik korelasi dengan desain penelitian cross secsional. Hasil : balita yang memiliki gizi normal sebanyak 63.63%, dan memiliki perkembangan yang sesuai dengan tahap perkembangannya sebanyak 67.27 %. Kesimpulan : Ada hubungan Status Gizi dengan Perkembangan balita usia 12 – 36 bulandapat dilihat dari hasil nilai p value = 0.003 Kata kunci : balita, status gizi, perkembangan
Copyrights © 2020