Kehidupan di era post truth, menempatkan kebenaran menjadi barang yang dianiaya dengan brutal. Setiap individu merobek-robek substansi kebenaran, maka kehidupan semakin sinis. Alih-alih kebenaran yang diperoleh, mereka malah menghancurkan kebenaran. Maka, pendidikan dan pendidik sejarah dapat mendorong berlangsungnya proses diseminasi ilmu pengetahuan yang benar dan bijak dalam masyarakat. Untuk memahami berbagai perkembangan dunia kekinian, mutlak diperlukan ilmu dan nalar keilmuan dalam masyarakat. Penularan nalar keilmuan yang meluas pada masyarakat akan memberikan efek besar bagi kebangkitan masyarakat dan bangsa. Dengan demikian, pendidikan sejarah perlu mengambil peran yang lebih besar dalam menjaga kesinambungan proses sosial untuk menjadi Indonesia di tengah-tengah masyarakat dunia. Perlu usaha yang ditopang dengan kesadaran yang jernih dalam melihat dialektika sejarah dan kesejarahan yang berlangsung. Tanpa itu, masyarakat akan mengalami distorsi dalam memahami peristiwa yang terjadi dihadapan mereka pada dewasa ini. Sebab peristiwa-peristiwa itu telah dan akan terus dipahami secara keliru oleh sebagian besar masyarakat bangsa ini.
Copyrights © 2020