Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi
Vol 4, No 1 (2016): Juni

MENGHINDARI KEKERASAN DALAM PENGELOLAAN KARAKTER SISWA

Yulianto Hadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2016

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menelaah, mengetahui, dan memahami pengelolaan pendidikan karakter, kususnya bagi siswa SMA dan sederajat. Artikel ini merupakan kajian terhadap kondisi nyata yang berkembang di dunia pendidikan Indonesia, kususnya mengenai pengelolaan karakter siswa. Simpulan dari kajian ini adalah sebagai berikut: (1)edukasi dan pembentukan karakter terhadap anak yang dilakukan di sekolah, kelompok, dan masyarakat sosial  hendaknya menghindari pemaksaan kehendak dengan segala bentuk abuse; (2) pembentukan karakter yang salah satunya diprogramkan oleh pemerintah dengan menitipkan di instansi/lembaga militer perlu dikaji ulang secara mendalam; (3) proses pendidikan dan pengelolaan karakter akan lebih berhasil apabila mengikuti beberapa tahapan pengelolaan kesadaran integral.Kata kunci: kekerasan, dan pengelolaan karakter AVOIDING ABUSE IN MANAGING THE STUDENTS’ CHARACTERAbstractThis article aims to know, discover, and comprehend the character education management, especially of senior high school students and of those at the same level. This article is a study of the factual condition in Indonesian education, especially in managing the students’ characters. The conclusions of the study are: 1) education and character formation of the students in school, group/party, and social communities may avoid coercion of one’s desire, in every form of abuse; 2) character formation  programmed by the government by sending students to the military agency needs to be re-examined deeply; 3) education process and character management will be successful if it follows several stages of integral consciousness management.Keywords: abuse  and character management

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jppfa

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi & Aplikasi (JPPFA) is interested in comparative studies that lead to new insights and challenge of orthodox theories; that have potential for policy impact; and that apply to broad range of settings, including industrial democracies as well as low and middle ...