Perubahan pola makan masyarakat menyebabkan perubahan polapenyakit yang !cbih mengarah ke penyakit degenaratif seperti penyakitjantung koroner. Penyakit ini lebih eenderung mengenai masyarakatyang memiliki gaya hidup modern dcngan konsumsi makanan yang kayalemak jenuh. protein dan garam akan tetapi rendah serat dan asam lemaktak jenuh. Penyakit jantung dan pcmbuluh darah termasuk penyakitberbahaya karena dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian mendadakpada saat usia produktif. Scdapat mungkin penyakit ini dicegah,salah satu caranya adalah dengan konsumsi makanan yang tepat misalnyadengan mengkonsumsi tempe menjadi makanan sehari-hari.Tempe mcrupakan makanan tradisional yang sering disepelekanterutama pada masyarakat kota bukan dari suku jawa golongan ekonomimenengah ke atas. Tempe menllrut beberapa hasil penelitian dapatmencegah penyakil aterosklerosis dan jantllng koroner, karena tempemengandung asam !cmak lak jenuh dan seral yang tinggi. Tempe dalamsusuna menu termasuk kclompok lauk pauk yang dapal menggantikandaging atau makanan hewani lainnya karena ternyata selain sifatnya yanghipokofesleremik juga dapat dijadikan sumber zat gizi yang baik. Tempemengandung protein hidrolisa yang tinggi, vitamin B, kalsium. phospor,dan lain-lain. Karena sifalnya yang mudah dicerna tempe bahkan dapatdijadikan formula makanan bayi dan formula makanan yang diberikanunluk penderila diare akul (Mien K, Mahmud, 1992)
Copyrights © 1995