Konsep. kt;:kuasaan menurut tradisi budaya Jawaitutampak kontroversial. Satu sisi setara teoretik memiliki t~oriyang bersifat sistematis dan logis. Akan tetapi, di lain pihakmem'angberbeda perspektif iImu politik modern di dunia ini.Akan -te.tapi, secara empirik teJah rnelakukan.kekuasaan yang.b~gi.tu kuat;;', .. 'c' . Tulisan ini d~mak5udkan.ingin mengetahui dan ,m~mberUtan.'desk'ripsi .tentang konsep kekuasaan' menurut tradisiJawa; bagaimana proses lahirnya' kekuasaan dan oagaimanapenguasa' -(~aja) itu harus menjalankan kekuas'aannya: Dalamun..~lur_puJu[lg ,menjadi ·-unsur penting dalam. kekuasaan Jawa.; Se~:e.Jah~' ,mell9apatkan pulung legalisasi kekuasaannya, rajaharus b~r.sikap bet budi. bawa Jeksana',ambeg,adiJ para marta, seb~ga( pencet;rrlinan c:iari"seorang yang' IIkedunungan' pulung"." Dari kajian ini "'dapat dhuribil pelajaran bawah hal-halyang bersifat adikodrati" hal..;hal yang 'bersifat spiritual begitu", d9Jl}inan J'!1ertandai -interaksi antara__penguasa ,--(r-aja) denganbawahan, qan rakyatr:tya. Kekuasaan bersifat sentralist~s d~n'tampak begitu kuat metnpraktikkan sistem pemerintahan' yangpatr-imonial.? Rakyat begitiJ.' hormat dan setia pada' pemimpiilny~•.ppla .. s~m'aGam ~tnr" tampak memiliki-gaung yang cukupkuat da~am I,:,ep~fl?irnpinan di Indon.esia. Akan tet~pi, dalamkaitannya dengap pen'gembangan demokrasi, tentu pola-polakekuasaan dim" .kepe"mimpinan semacam itu perlu adanya, rbodifikasi: .' .Mengkaji konsep.. kekuasaan :dalam t~adisi ,budaya Jaw'amenjadi sangat menarik. Konsep kekuasaan itu begitu_.men;l.rik sebab di samping- s~cara" teoretik :k(m~~'p kekuasaan- ,: "Jawa juga memiliki teori yang dapat memberikan penjelasan,secarC!- sistematis dan logis tentang perilaku praktik sepertihalnya- teori-teori rnodet:'n 'te.tapi .secarasubstansial.
Copyrights © 1992