Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembangunan infrastruktur diKota Denpasar, dampak pembangunan terhadap alih fungsi lahan, danpembangunan berwawasan budaya di Kota Denpasar. Metode yangdigunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan memberikan deskripsisecara rinci mengenai karkateristik objek wisata kajian. Hasil dari kajiantersebut adalah. Kota Denpasar adalah salah satu kota yang merupakan pusat perkembangan danpertumbuhan perekonomian masyarakat di Bali, dengan tingkat perkembangan saranatransportasi yang sangat tinggi. Upaya penambahan panjang jalan di Kota Denpasar belum dapatmemecahkan permasalahan transportasi dalam kota secara optimal, bahkan menambahpermasalahan lain yang memberikan pengaruh-pengaruh bagi tata ruang fisik kota, terutamapada penggunaan lahan (land use) dan morfologi kota Atas dasar pertimbangan ekonomi ataufinansial, banyak lahan-lahan pertanian dikonversi menjadi penggunaan non pertanian(pemukiman, perkantoran, dan sarana lainnya). Penurunan luas lahan pertanian khususnyasawah menjadi penggunaan non pertanian seperti pemukiman tentu akan menimbulkan berbagaikonsekuensi ekologis, di antaranya menurunkan ruang terbuka hijau dan berkurangnya daerahresapan air hujan. Peranan sektor-sektor yang lain seperti sektor pariwisata, seni dan budayasangat menunjang laju pertumbuhan pembangunan di Kota Denpasar apalagi Kota Denpasarmencanangkan diri sebagai Kota berwawasan budaya. Dengan sendirinya peningkatan danpelestarian budaya perlu dipertahankan.
Copyrights © 2015