Karakter anak bangsa terbentuk melalui berbagai kualitas diri, seperti kemampuan bersosialisasi sesuai norma dan berprestasi. Salah satu perilaku yang tidak sesuai/menyimpang dari karakter positif bangsa adalah agresi/bullying, yang berpotensi membuat anak menjadi pelaku kriminal dan berprestasi rendah. Pendidikan dapat membentuk karakter dan watak anak bangsa; sehingga anak akan lebih bermoral, mudah beradaptasi dan mengembangkan diri secara optimal. Program pengelolaan kelas peduli agresi/bullying menciptakan situasi dan kondisi kelas yang bebas dari agresi/bullying melalui pemberian hadiah/token economy oleh guru untuk perilaku non agresi/bullying di kelas, meningkatkan empati terhadap korban, dan mendukung kelompok sebaya menentang agresivitas/bullying. Hipotesis penelitian ini adalah: ada peningkatan prestasi akademik dan penurunan perilaku agresi/bullying terhadap siswa Sekolah Dasar. Subjek penelitian sebanyak sepuluh siswa pelaku agresi/bullying dalam satu kelas. Perubahan prestasi akademik dilihat dari nilai tes harian dan pengumpulan tugas; perubahan perilaku agresi/bullying dilihat melalui observasi. Hasil analisis dengan uji Sign menunjukkan peningkatan prestasi akademik secara signifikans dengan p=0,004 (p0,05) dan penurunan perilaku agresi/bullying secara signifikans dengan p=0,002 (p0,05). Kendala penelitian ini adalah perlunya keterlibatan pihak sekolah secara keseluruhan dan orang tua; serta perlunya konseling pribadi agar hasilnya lebih optimal.Kata kunci: pengelolaan kelas peduli agresi/bullying, prestasi akademik, agresi/bullying.
Copyrights © 2013