JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019

PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI DI PONTIANAK BERDASARKAN OHSAS 18001

Yunus Aditya (Unknown)
M. Indrayadi (Unknown)
- Syahrudin (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2020

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berfungsi untuk menciptakan tenaga kerja yang aktif dan sehat serta untuk melindungi manusia dari bahaya Kecelakaan dan penyakit akibat Kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan konstruksi yang ada di Pontianak yakni PT. Citra Contractor Hasaja dan PT. Meta Estetika Graha. Jenis penelitian skripsi ini bersifat kualitatif dengan cara menggunakan metode wawancara mendalam (in-depth interview) menggunakan peralatan seperti buku pedoman ISO dan OHSAS. Informan diambil dengan teknik purposive sampling). Informan merupakan orang yang mengetahui pelaksanaan SMK3 yang berjumlah 2 orang yaitu Manager Site dan Team Leader. Variable penelitian yaitu Kebijakan K3, Perencanaan K3, Implementasi dan Operasi K3, Peninjauan K3 Hasil penelitian menunjukan pada penetapan kebijakan K3 Sesuai dengan OHSAS 18001 dan ISO 45001 dimana perusahaan memiliki kebijakan K3 yang terintegrasi dengan kebijakan Mutu dan Lingkungan, penerapan K3 hampir sudah sepenuhnya sesuai akan tetapi belum adanya Safety Training  dalam simulasi keadaan darurat pada PT. Citra Contractor Hasaja dan belum terpasangnya kotak P3K pada PT. Meta Estetika Graha. Perusahaan disarankan untuk membentuk Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan kerja dan melakukan evaluasi yang rutin dalam pemeriksaan K3 yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.Kata kunci : Keselamatan dan kesehatan Kerja, ISO, OHSAS

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...