Untuk mendapatkan bibit berkualitas baik toleran terhadap cekaman biotik dan abiotik dengan perakaran baik dan efisien terhadap pemupukan pada media tanam diaplikasikan formulasi dobel inokulan pseudomonad pendarflor dan Azospirillum, namun demikian pada pembibitan tebu informasi tentang hal ini masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam yang diaplikasikan formulasi dobel inokulan pseudomonad pendarflor dan Azospirillum terhadap pertumbuhan bibit budchip tebu. Budchip ditumbuhkan pada nampan pembibitan dengan komposisi media tanam sebagai perlakuan yaitu M1: top soil dan bahan organik dengan komposisi 1:1, M2: top soil dan formulasi dobel inokulan pseudomonad pendarflor dan Azospirillum dengan komposisi 1:1, M3: top soil dan formulasi dobel inokulan pseudomonad pendarflor dan Azospirillum dengan komposisi 2:1, M4: top soil dan formulasi dobel inokulan pseudomonad pendarflor dan Azospirillum dengan komposisi 1:2. Digunakan rancangan acak lengkap. Pada parameter data dilakukan analisa varian, jika terdapat perbedaan yang siknifikan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan dengan taraf nyata (α) 5%. Parameter data yang diamati meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, bibit yang hidup, jumlah akar primer dan sekunder, dan biomassa tanaman. Kesimpulan yang diperoleh adalah formulasi konsursium pseudomonad pendarfluor dan Azospirilum dapat meningkatkan pertumbuhan pembibitan tebu, dapat menstimulasi pertumbuhan akar sekunder. Adapun media tanam dengan komposisi top soil dan formulasi dobel inokulan pseudomonad pendarflor dan Azospirillum 1:1 merupakan komposisi yang paling ideal.
Copyrights © 2019