E-Jurnal Gloria Yuris Prodi Ilmu Hukum (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura
Vol 5, No 2 (2017): JURNAL MAHASISWA S1 FAKULTAS HUKUM UNTAN

KEWAJIBAN PENGELOLA LAPANGAN FUTSAL CEMERLANG SPORT DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL PADA PEMILIK TANAH DIKELURAHAN BANSIR DARAT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA

- A11111202, SONY ALKAD PRIATNO (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2017

Abstract

Adapun  skripsi  ini  berjudul  :  “Kewajiban  Pengelola  Lapangan  Futsal Cemerlang Sport Dalam Perjanjian Bagi Hasil Pada Pemilik Tanah di Kelurahan Bansir Darat  Kecamatan  Pontianak  Tenggara”.  Rumusan  masalah  dalam  Skripsi  ini  yaitu “Apakah  Pengelola  Lapangan  Futsal  Cemerlang  Sport  telah  melaksanakan  kewajiban dalam  perjanjian  Bagi  hasil  pada  pemilik  tanah  di  Kelurahan  Bansir  Darat  Kecamatan Pontianak  tenggara  sesuai  dengan  yang  telah  di  sepakati?”.  Skripsi  ini  menggunakan metode  penelitian  empiris  dengan  pendekatan  Deskriptif  Analisis  data  yakni  dengan teknik Analisis Kualitatif. Mengenai  suatu  perjanjian  tidak  menutup  kemungkinan  jika  terjadi  salah  satu pihak lalai dalam melaksanakan kewajiban seperti yang telah diperjanjikan maka pihak yang  lalai  tersebut  dapat  dikatakan  cidera  janji  atau  wanprestasi.  Maka  dari  itu  setiap perjanjian selalu ada jaminan untuk mengatasi terjadinya wanprestasi. Pengelola lapangan futsal berkewajiban untuk membayar uang bagi hasil kepada pihak  pemilik  tanah  sebesar  10%  dari  pendapatan  kotor  /  tanggal  1  setiap  bulannya. Namun  dalam  kenyataannya  yang  kadangkala  terjadi  pihak  pengelola  lapangan  futsal melakukan Wanprestasi dalam perjanjian dengan tidak membayar uang bagi hasil tepat waktu  kepada  pihak  pemilik  tanah,  Kejadian  ini  menimbulkan  kerugian  bagi  pihak pemilik tanah di Kelurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara. Faktor  penyebab  pihak  pengelola  lapangan  wanprestasi  yakni  tidak bertangguang jawab atas pembayaran uang bagi hasil kepada pihak pemilik tanah tepat waktu dengan alasan lupa, Walaupun uang bagi hasil tetap diberikan meski tidak tepat waktu tetapi hal tu menimbulkan kerugian bagi pihak pemilik tanah, Akibat hukum yang dilakukan oleh pihak pengelola lapangan futsal atas kerugian yang dialami pihak pemilik tanah adalah ganti rugi. Mengenai  upaya  hukum  yang  dilakukan  oleh  pihak  pemilik  tanah  terhadap pihak pengelola lapangan futsal yang melakukan wanprestasi dalam perjanjian bagi hasil adalah  musyawarah  secara  kekeluargaan  yaitu  dengan  cara  memberikan  teguran  atas keterlambatan pembayaran uang bagi hasil sesuai dengan yang telah disepakati di dalam surat perjanjian oleh kedua belah pihak kepada pihak pengelola lapangan futsal.Kata Kunci : Perjanjian bagi hasil, Wanprestasi, Lapangan Futsal

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jmfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Berisi Jurnal-Jurnal Mahasiswa S1 Prodi Ilmu Hukum UNTAN (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...