Penelitian ini bertujuan mengetahui pelayanan kefarmasian di apotek, tingkatkepuasan konsumen apotek, serta ada atau tidaknya hubungan antara pelayanankefarmasian dengan kepuasan konsumen. Data dikumpulkan dari 7 apoteker dan175 konsumen apotek di 7 apotek di Kecamatan Adiwerna pada bulan Juli-Agustus 2012 menggunakan kuesioner. Pelayanan kefarmasian di apotek yangakan dikaji dalam penelitian ini terkait dengan ketenagaan, pelayanan,administrasi, dan evaluasi mutu pelayanan. Tingkat kepuasan konsumen diukurdari 8 dimensi, yaitu kepuasan umum, harga, kemampuan pribadi, evaluasi,pemberian informasi non-medis, kepercayaan, pelayanan pada pasien, danpemberian penjelasan. Kuesioner apoteker dan konsumen apotek yang telahterkumpul kemudian diberi skor masing-masing dan dikategorikan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pelayanan kefarmasian di apotek tergolongkategori sedang dan baik. Kepuasan konsumen untuk semua dimensi tergolongkategori kurang puas. Analisa hubungan antara pelayanan kefarmasian dengankepuasan konsumen menggunakan analisis korelasi Pearson, menunjukkan adanyahubungan antara pelayanan kefarmasian dengan kepuasan konsumen.
Copyrights © 2013