MANUSKRIPTA
Vol 2, No 1 (2012)

Peran Kerajaan Banjar dalam Penulisan Naskah di Tanah Banjar

Hidayatullah, Dede ( Balai Bahasa Propinsi Kalimantan Selatan)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2014

Abstract

Di masa lalu karya-karya naskah lama yang dihasilkan dari Tanah Banjar relatif cukup banyak. Karya-karya itu terutama ditulis oleh ulama-ulama Islam yang cukup terkemuka, seperti Syeikh Ahmad Syamsuddin al-Banjari yang menulis Asal Kejadian Nur Muhammad dan Tuhfah ar-Ragibin fî Bayan Haqiqah Iman al-Mu’minin wa Ma Yufsiduhu min Riddah al-Murtaddin, serta Syekh Muhammad Naís (Datu Naís) yang menulis  Al Durr an Nafis fi Bayan Wahdat al-Af’al wa al-Asma’ wa as-Sifat wa al Zat, Zat al Taqdis. Namun, bagaimana sebenarnya peran Kerajaan Banjar dalam upaya mendukung penulisan naskah-naskah di Kalimantan Selatan? Artikel ini fokus pada upaya untuk  menguraikan  hal  tersebut,  yang  secara  umum  bisa  dibagi menjadi dua kategori. Pertama, peranan secara tidak langsung, dan kedua, peranan secara langsung.

Copyrights © 2012