Penggunaan film dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Jerman, masih sedikit „tabu“ atau kurang banyak dipergunakan. Film yang sejak lahirnya menyandang status media hiburan lebih terlihat sebagai Ablengkung atau pengganggu konsentrasi dalam proses belajar mengajar. Para orang tua akan lebih menganjurkan kepada anak-anaknya untuk membaca sebuah buku daripada menonton film. Untuk menyanggah argumentasi di atas, dalam artikel ini penulis akan memaparkan pengertian Kinder- und Jugendfilmen dan perbandingannya dengan media buku serta beberapa Vorteile atau keuntungan dari pengintegrasian film dalam pembelajaran bahasa Jerman.
Copyrights © 2013