Dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 sekarang ini, pemerintah menekankan penguatan pendidikan karakter. Karakter yang paling ditekankan dalam kurikulum tersebut adalah religius, nasionalis, gotong royong, integritas, dan mandiri. Karakter tersebut bisa diteladani dari tokoh-tokoh sejarah. Buku-buku serial tokoh sejarah yang beredar di pasaran bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran karakter. Penggunaan cerita-cerita atau kisah-kisah bisa menjadi cara effektif untuk mengajarkan karakter kebajikan. Mengapa kisah tokoh sejarah bisa dimanfaatkan untuk mengajarkan karakter kepada siswa? untuk menjawabnya, tulisan ini menguak kontribusi skema kognitif, pengetahuan awal, dan konstruksi makna dalam proses membaca kisah tokoh sejarah.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um033v1i12018053
Copyrights © 2018