Penanganan anak-anak dengan epilepsi lebih sering diperhatikan pada penanganandan pengendalian kejang sebagai gejala utama diagnosis ini sedangkan dampak padakesulitan sekolah belum banyak mendapatkan perhatian khusus. Dampak pada pendidikanterdiri dari efek epilepsi pada pembelajaran dan fungsi sekolah, implikasi sekolah, sertapersepsi dan pengetahuan guru. Layanan pendidikan khusus diperlukan oleh anak-anakdengan epilepsi karena beberapa masalah belajar dan perilaku yang mereka alami.Meminimalkan dampak epilepsi dalam kehidupan sekolah dapat dilakukan denganmengembangkan program intervensi berbasis sekolah untuk anak-anak dengan epilepsi. Tigabidang fokus utama dukungan berbasis sekolah terdiri dari manajemen kejang, intervensipembelajaran dan perilaku, dan intervensi psikososial. Selain itu, pendekatan tim kolaboratifjuga harus diterapkan sebagai faktor kunci keberhasilan intervensi.
Copyrights © 2017