Investor perlu melakukan analisis sebelum berinvestasi. Dalam investasi saham,biasanya investor akan melakukan analisis fundamental ataupun analisis teknikal.Disamping analisis fundamental, investor harus memperhatikan resiko pasar sahamatau disebut juga resiko sistematik. Resiko pasar berhubungan erat denganperubahan harga saham jenis tertentu atau kelompok tertentu yang disebabkan olehantisipasi investor terhadap perubahan tingkat kembalian yang diharapkan. Untukmengukur resiko ini dapat digunakan beta (β) yang menjelaskan pengembalian sahamyang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktorfundamental dan resiko sistematik terhadap harga saham baik secara simultanmaupun parsial. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.Sampel yang diambil adalah seluruh perusahaan yang termasuk ke dalam industribarang konsumsi (31 perusahaan) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia danmemiliki laporan keuangan lengkap tahun 2006-2008. Pengolahan dan analisis datamenggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS.Variabel terikatnya adalah harga saham dan variabel bebasnya adalah PengembalianAset (PA), Pengembalian Ekuitas (PE), Nilai Buku(NB), Rasio Pembagian Deviden (RPD), Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (RHE), Laju pengembalian yang dibutuhkan(r) dan Beta. Hasil penelitian menunjukkan hanya faktor fundamental nilai bukuadalah faktor yang mempengaruhi harga saham secara parsial, sedangkan faktorfundamental yang lainnya tidak berpengaruh. Secara simultan semua faktorfundamental (PA, PE, NB, RPD, RPD dan r) dan risiko sistematik (beta) berpengaruhterhadap harga saham.
Copyrights © 2011