Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KARAKTERISTIK PRODUK YANG SESUAI DIPASARKAN MELALUI INTERNET D1 INDONESIA Lana Sularto
Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer 2007: Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer Edisi Desember
Publisher : Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.985 KB)

Abstract

Internet memiliki banyak kelebihan dibanding media lainnya untuk berbagai tujuan pemasaran.Indonesia termasuk negara yang masih kurang memanfaatkan internet sebagaimedia pemasaran produk dibandingkan media lainnya, hal ini disebabkan selain karena masih rendahnyalingkat penggunaan internet, juga belum adanya penelilian tentang produk apakahyang sesuai untuk dipasarkan melalui media internet di Indonesia. Penelitian ini bertujuanuntuk mengkaji karakteristik produk yang sesuai untuk dipasarkan melalui media intemetdengan menggunakan sampel penelitian para pengguna intemet di wilayah Jakarta, Bogor,Depok, Tangerang dan Bekasi. Jumlah responden penelitian adalah sebanyak 340 orangyang dipilih seeara aeak dan diberikan pertanyaan dengan menggunakan kuesioner. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa karakteristik produk yang paling sesuai untuk dipasarkanmelalui media internet adalah : produk elektronik, produk yang terkait secara langsungdengan internet, produk otomotif dan surat kabar.Kata Kunci: internet, karakteristik produk, pemasaran
Profil dan Perilaku Pengguna Internet di Jabodetabek Lana Sularto
Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer 2006: Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer Edisi Agustus
Publisher : Majalah Ilmiah Ekonomi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1849.658 KB)

Abstract

Internet mempunyai potensi besar sebagai media pemasaran dan perdagangan. Dalam bidang perdagangan, perdagangan elektronik berkembang semakin cepat sebagai suatu bisnis dengan berbagai kemungkinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profil dan perilaku para pengguna internet dengan menggunakan sampel penelitian di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Jumlah responden penelitian adalah sebanyak 340 orang yang dipilih secara acak. Pengukuran profil dan perilaku pengguna Internet dilakukan dengan menggunakan kuisioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pengguna Internet  di Jabodetabek yang mayoritas berada di Jakarta didominasi oleh pria pada usia produktif, berpendidikan tinggi, berstatus sebagai karyawan serta berpenghasilan menengah ke atas. Dilihat dari perilaku para pengguna Internet bahwa sebagian besar telah cukup berpengalaman menggunakan Internet, namun belum menjadi bagian pokok dari pekerjaan mereka. Akses internet yang mayoritas di kantor, terutama dilakukan untuk keperluan mencari (browsing) dengan tujuan utama membaca berita serta mencari informasi produk.
FUNDAMENTAL RISK, SYSTEMATIC RISK AND SHARE PRICE OF THE COMPANY CONSUMPTION GOODS INDUSTRIAL SECTOR Annissa Yunita Uli; Lana Sularto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.512 KB)

Abstract

Financial analysis is a must for an investor before deciding to invest.  Generally, on share investment financial analysis is done using fundamental analysis and/or technical analysis. As addition to fundamental analysis, an investor also should be aware of market risk or systematic risk in generally speaking. Market risk is correlated heavily with certain kind of share price or certain group due to investor anticipation toward rate or return expected.However, this risk can be measured using beta (β).  This research is intended to evaluate the effect of fundamental analysis and systematic risk on share price, whether it is partially or simultaneous.  Sampling was done using purposive sampling, i.e. by choosing 31 companies which are listed in Stock Exchange Indonesia and publish financial report during year 2006-2008.  Data analysis was done using multiple regressions from statistics method, by deploying SPSS software.  Dependent variables is share price, and independents variables are return on asset, return on equity, dividend payout ratio, debt to equity ratio, book value, required rate of return, and beta (β).  Result shows that only book value influence share price partially. Simultaneously, variables are return on asset, return on equity, dividend payout ratio, debt to equity ratio, book value, required rate of return, and beta (β) influence share price.Key words: fundamental factor, systematic risk, and share price.
FUNDAMENTAL DAN RISIKO SISTEMATIK SERTA HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI Annissa Yunita Uli; Lana Sularto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 14, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.959 KB)

Abstract

Investor perlu melakukan analisis sebelum berinvestasi. Dalam investasi saham,biasanya investor akan melakukan analisis fundamental ataupun analisis teknikal.Disamping analisis fundamental, investor harus memperhatikan resiko pasar sahamatau disebut juga resiko sistematik. Resiko pasar berhubungan erat denganperubahan harga saham jenis tertentu atau kelompok tertentu yang disebabkan olehantisipasi investor terhadap perubahan tingkat kembalian yang diharapkan. Untukmengukur resiko ini dapat digunakan beta (β) yang menjelaskan pengembalian sahamyang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktorfundamental dan resiko sistematik terhadap harga saham baik secara simultanmaupun parsial. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.Sampel yang diambil adalah seluruh perusahaan yang termasuk ke dalam industribarang konsumsi (31 perusahaan) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia danmemiliki laporan keuangan lengkap tahun 2006-2008. Pengolahan dan analisis datamenggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS.Variabel terikatnya adalah harga saham dan variabel bebasnya adalah PengembalianAset (PA), Pengembalian Ekuitas (PE), Nilai Buku(NB), Rasio Pembagian Deviden (RPD), Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (RHE), Laju pengembalian yang dibutuhkan(r) dan Beta. Hasil penelitian menunjukkan hanya faktor fundamental nilai bukuadalah faktor yang mempengaruhi harga saham secara parsial, sedangkan faktorfundamental yang lainnya tidak berpengaruh. Secara simultan semua faktorfundamental (PA, PE, NB, RPD, RPD dan r) dan risiko sistematik (beta) berpengaruhterhadap harga saham.
ANALISIS PENGARUH FUNDAMENTAL KEUANGAN, TINGKAT BUNGA SBI DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PERGERAKAN HARGA SAHAM Yogi Permana; Lana Sularto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 13, No 2 (2008): ENGLISH
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.681 KB)

Abstract

Investasi saham di pasar modal membutuhkan beberapa informasi untuk membantupara investor dalam melakukan pengambilan keputusan. Pasar modal yang efisienmerupakan pasar yang mencerminkan semua informasi yang relevan terhadap hargasekuritas saham. informasi relevan tersebut dapat di peroleh dari kinerja fundamentalkeuangan emiten dan kondisi makro ekonomi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh kinerja fundamental keuangan dan faktor suku bunga sertainflasi secara simultan terhadap pergerakan harga saham. Penelitian ini jugadimaksudkan untuk mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh signifikan secaraparsial terhadap pergerakan harga saham kepada investor berinvestasi melalui pasarmodal.. Perusahaan semen yang terdaftar di BEI menjadi objek penelitian. Variabelpenelitian adalah pendapatan per saham, rasio penerimaan harga, nilai buku saham,nilai buku harga, dan pengembalian ekuitas dari fundamental keuangan. Variabellainnya adalah kondisi ekonomi yang diwakili tingkat suku bunga SBI, tingkat inflasi,dan pergerakan harga saham. Data yang digunakan adalah periode 2006 -2008 yangdihitung secara kuartalan. Data dianalisis menggunakan model regresi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel signifikanberpengaruh terhadap harga saham.