JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019

ANALISIS GEOMETRIK TIKUNGAN PADA JALAN YA’M SABRAN TANGJUNG HULU KECAMATAN PONTIANAK TIMUR

Singgih, Andre (Unknown)
Erwan, Komala (Unknown)
Kadarini, S. Nurlaily (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2019

Abstract

Permasalahan pada tikungan Jalan Ya’M Sabran Tanjung Hulu Pontianak Timur berupa kurangnya pelebaran perkerasan tikungan apabila kendaraan besar melintas membuat kendaraan pada arah berlawanan memakai bahu jalan agar tidak bertabrakan dengan kendaraan lainnya kondisi seperti ini membuat pengendara merasa tidak aman dan nyaman, Superelevasi tikungan terlalu kecil menyebabkan kesulitan mengikuti arah tikungan dapat membuat kendaraan keluar dari badan jalan. Metode yang digunakan metode deskriptif sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi literatur. Hasil identifikasi bentuk tikungan 1 yaitu spiral – circle - spiral nilai Rc = 340 m, lebar jalur = 6,8 m, superelevasi = 1,172 %, jarak pandang henti = 59.356 m, Es = 1,401 m, Ts = 36,757 m, E = 1,100 m dengan pelebaran pada perkerasan tikungan 6,790 m. Tikungan 2 dan 3 tidak bisa teridentifikasi karena jari-jari terlalu kecil dari peraturan RSNI tahun 2004 untuk kecepatan 50 km/jam. Rekomendasi perbaikan menggunakan kecepatan rencana 70km/jam bertujuan merencanakan tikungan yang landai membuat pengendara lebih aman dan nyaman. Pendekatan jenis tikungan FC, SCS dan SS untuk tikungan 1, 2 dan 3 ialah spiral-circle-spiral dari nilai Ts ,Es serta total panjang lengkung terpendek. Selain dari geometrik untuk meningkatkan rasa aman dan memaksimalkan fungsi jalan maka perlu adanya penambahan fasilitas.Kata Kunci : Kecepatan Rencana ( Vr ), Jari-jari ( RC ), Superelevasi ( e ), Pelebaran Perkerasan, Geometrik

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...