Tanah permukaan di Pontianak merupakan tanah lunak dan gambut tebal yang mempunyai daya dukung sangat rendah. Hal ini merupakan tantangan bagi para ahli bidang teknik sipil untuk mendirikan bangunan tanpa mengalami kegagalan. Penelitian ini meninjau daya dukung dan kekuatan pelat beton yang diberi sirip. Studi yang dilakukan adalah meninjau perubahan daya dukung dan kekuatan pelat beton berdasarkan variasi skala terhadap seluruh dimensi, variasi tinggi sirip, variasi jumlah sirip, dan variasi panjang sirip. Tinjauan daya dukung dilakukan secara eksperimental dengan uji pembebanan langsung. Tinjauan kekuatan pelat dilakukan secara analitis menggunakan bantuan program komputer. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa peningkatan daya dukung sangat signifikan dengan peningkatan dimensi sampel secara proporsional. Tinggi sirip yang paling optimal adalah 60% dari lebar pelat. Jumlah sirip yang paling optimal adalah tiga buah. Panjang pelat yang paling optimal adalah satu setengah kali dari lebarnya. Kata-kata kunci: perkerasan beton, pelat bersirip, gambut, uji pembebanan
Copyrights © 2012