Lensa tanam asferik dapat mengurangi aberasi sferik yang terjadi pasca operasi katarak, dan meningkatkan sensitivitas kontras dibandingkan lensa tanam sferik. Penelitian ini membandingkan sensitivitas kontras antara pasien yang diberi lensa tanam asferik dan sferik dengan menggunakan lembar kartu Pelli-Robson yang telah dilakukan dengan metode observasi cross sectional. Pemeriksaan dilakukan pada 32 mata yang diambil secara konsekutif dari 23 pasien minimal 1 bulan setelah dilakukan fakoemulsifikasi dan penanaman lensa tanam (asferik dan sferik). Sensitivitas kontras diperiksa pada jarak 1 m di depan lembar kartu dengan tajam penglihatan terbaik pasien setelah koreksi (log MAR) dan keratometri kurang dari 1,5Dioptri (D). Berdasarkan data demografi dan data operasi tidak didapatkan perbedaan yang signifikan, sensitivitas kontras lebih tinggi pada lensa tanam asferik dibandingkan sferik dengan independent t test. Perbedaan yang signifikan ini dapat menjadi pertimbangan untuk pemilihan lensa tanam yang sesuai dengan kebutuhan agar pasien mendapatkan fungsi penglihatan terbaiknya.Kata Kunci: Lensa tanam asferik, lensa tanam sferik, Pelli-Robson contrast sensitivity
Copyrights © 2014