Tanaman kelor (Moringa oleifera) mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Seluruh bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan. Di Kota Palu tanaman kelor tumbuh dengan subur, tapi pemanfaatannya terbatas dan informasi kandungan kelor yang tumbuh di kota Palu juga masih terbatas, sehingga perlu dilakukan penelitian. Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan kalsium dan zat besi daun kelor (Moringa oleifera) yang tumbuh sekitar pemukiman kelurahan Tondo. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu pada bulan Juli - Agustus 2019. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan untuk menentukan kandungan kalsium adalah metode flame fotometer sedangkan untuk menentukan zat besi digunakan metode spektrofotometer dengan 3 kali pengulangan. Pengambilan sampel diperoleh dari kelurahan Tondo sekitar pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan kalsium daun kelor (Moringa oleifera) sebesar 497,8 mg/100 gram dan kandungan zat besinya sebesar 6,24 mg/100 gram.
Copyrights © 2020