Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam membaca Al Qur’an,problem psikologis peserta didik yang mengalami kesulitan membaca Al Qur’an, dan upayapendidik dalam mengahadapi problem psikologis tersebut. Penelitian ini menggunakan jenispenelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa SMPN di KecamatanSleman yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran membaca Al Quran. Data dikumpulkanmelalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles danHuberman dibagi dalam tiga tahap, yakni reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa, kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Quran termasukrendah. Problem psikologis yang dihadapi peserta didik saat pembelajaran membaca Al Quranyaitu: merasa cemas, merasa malas, bosan, merasa tertekan, tidak percaya diri, dan berusahamenghindar ketika disuruh membaca Al Quran. Ketiga, upaya guru dalam menghadapi problempsikologis tersebut berbeda-beda, ada yang membiarkan karena dipandang sebagai sesuatu yangwajar, mengkondisikan peserta didik merasa tenang, memotivasi siswa, mengajak siswa untuksabar, memberikan bimbingan dan bantuan serta mengapresiasi proses belajar yang telah dijalanipeserta didik. Upaya guru dalam menghadapi peserta didik yang menghindari tugas membaca AlQuran adalah dengan tetap meminta peserta didik bersangkutan untuk membaca.
Copyrights © 2017