Kesejahteraan merupakan tujuan pembangunan yang bersifat multi-dimensi, dimana kesejahteraan tidak hanya bisadilihat dari pendapatan seseorang, namun juga harus melihat keseluruhan kondisi dari seeorang itu, misalnyakesehatan dan pendidikan. Kompleksitas dalam mengukur kesejahteraan menjadikan para ahli ekonomi mencobamengukur kesejahteraan individu dengan pendekatan kesejahteraan subyektif. Penelitian mengenai “Happinessâ€atau kebahagiaan dalam bidang ekonomi merupakan bagian dari pendekatan kesejahteraan secara subyektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor ekonomi, faktor demografi dan faktor sosialterhadap kebahagiaan di Jawa Timur dengan menggunakan data dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5,2014. Studi ini mengambil 2200 pengamatan yang diestimasi menggunakan model regresi probit. Model regresiprobit dipilih karena adanya variabel respon ordinal dan asumsi normal dalam distribusi kesalahan. Hasilpenelitian menunjukan bahwa kebahagian di Jawa Timur secara positif dipengaruhi oleh pendapatan, jeniskelamin, status pernikahan, kesehatan dan tingkat pendidikan.Kata kunci: Kebahagiaan, IFLS 5, Probit, Jawa Timur
Copyrights © 2018