Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DETERMINAN KEBAHAGIAAN DI JAWA TIMUR (Studi Menggunakan Data Indonesian Family Life Survey Wave V / 2014) AMINULLAH, BRILLIAN AKBAR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan merupakan tujuan pembangunan yang bersifat multi-dimensi, dimana kesejahteraan tidak hanya bisadilihat dari pendapatan seseorang, namun juga harus melihat keseluruhan kondisi dari seeorang itu, misalnyakesehatan dan pendidikan. Kompleksitas dalam mengukur kesejahteraan menjadikan para ahli ekonomi mencobamengukur kesejahteraan individu dengan pendekatan kesejahteraan subyektif. Penelitian mengenai “Happiness”atau kebahagiaan dalam bidang ekonomi merupakan bagian dari pendekatan kesejahteraan secara subyektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor ekonomi, faktor demografi dan faktor sosialterhadap kebahagiaan di Jawa Timur dengan menggunakan data dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5,2014. Studi ini mengambil 2200 pengamatan yang diestimasi menggunakan model regresi probit. Model regresiprobit dipilih karena adanya variabel respon ordinal dan asumsi normal dalam distribusi kesalahan. Hasilpenelitian menunjukan bahwa kebahagian di Jawa Timur secara positif dipengaruhi oleh pendapatan, jeniskelamin, status pernikahan, kesehatan dan tingkat pendidikan.Kata kunci: Kebahagiaan, IFLS 5, Probit, Jawa Timur
The Effects of Socioeconomic and Individual Characteristics on the Re-Migration Decision of Formal Workers in Surabaya Aminullah, Brillian Akbar; Pratomo, Devanto Shasta; Susilo, Susilo
Journal of International Conference Proceedings Vol 6, No 1 (2023): 2023 ICPM Malang Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v6i1.2305

Abstract

The rise of migrant workers who migrate commuting is an interesting topic in this study. This study aims to determine the socioeconomic characteristics (education and income) of the probability of formal workers who are commuting to Surabaya and know the individual characteristics (marital status, age, number of family dependents, distance, and gender) to the probability of formal workers who are commuting in Surabaya. Using quantitative methods with logistic regression analysis is continued by looking for marginal effects values. In this study, income had a significant positive impact on the decision to commute to Surabaya, and the distance from Surabaya's region of origin to Surabaya had a significant positive effect on the decision to commute to the regular labor sector in Surabaya. I know to give. Education level had a significant positive impact on formal sector workers' decision to migrate to Surabaya, and marital status significantly impacted official sector workers' decision to migrate to Surabaya did not affect. For regular workers migrating to Surabaya, age significantly impacted the decision to commute to Surabaya. The number of family members did not significantly affect the decision to commute to Surabaya. This research is limited to the formal sector so that it can be developed again from the industry and regional reach.
The Effects of Socioeconomic and Individual Characteristics on the Re-Migration Decision of Formal Workers in Surabaya Aminullah, Brillian Akbar; Pratomo, Devanto Shasta; Susilo, Susilo
Journal of International Conference Proceedings Vol 6, No 1 (2023): 2023 ICPM Malang Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v6i1.2305

Abstract

The rise of migrant workers who migrate commuting is an interesting topic in this study. This study aims to determine the socioeconomic characteristics (education and income) of the probability of formal workers who are commuting to Surabaya and know the individual characteristics (marital status, age, number of family dependents, distance, and gender) to the probability of formal workers who are commuting in Surabaya. Using quantitative methods with logistic regression analysis is continued by looking for marginal effects values. In this study, income had a significant positive impact on the decision to commute to Surabaya, and the distance from Surabaya's region of origin to Surabaya had a significant positive effect on the decision to commute to the regular labor sector in Surabaya. I know to give. Education level had a significant positive impact on formal sector workers' decision to migrate to Surabaya, and marital status significantly impacted official sector workers' decision to migrate to Surabaya did not affect. For regular workers migrating to Surabaya, age significantly impacted the decision to commute to Surabaya. The number of family members did not significantly affect the decision to commute to Surabaya. This research is limited to the formal sector so that it can be developed again from the industry and regional reach.
DETERMINAN KEBAHAGIAAN DI JAWA TIMUR (Studi Menggunakan Data Indonesian Family Life Survey Wave V / 2014) AMINULLAH, BRILLIAN AKBAR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan merupakan tujuan pembangunan yang bersifat multi-dimensi, dimana kesejahteraan tidak hanya bisadilihat dari pendapatan seseorang, namun juga harus melihat keseluruhan kondisi dari seeorang itu, misalnyakesehatan dan pendidikan. Kompleksitas dalam mengukur kesejahteraan menjadikan para ahli ekonomi mencobamengukur kesejahteraan individu dengan pendekatan kesejahteraan subyektif. Penelitian mengenai “Happiness”atau kebahagiaan dalam bidang ekonomi merupakan bagian dari pendekatan kesejahteraan secara subyektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor ekonomi, faktor demografi dan faktor sosialterhadap kebahagiaan di Jawa Timur dengan menggunakan data dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5,2014. Studi ini mengambil 2200 pengamatan yang diestimasi menggunakan model regresi probit. Model regresiprobit dipilih karena adanya variabel respon ordinal dan asumsi normal dalam distribusi kesalahan. Hasilpenelitian menunjukan bahwa kebahagian di Jawa Timur secara positif dipengaruhi oleh pendapatan, jeniskelamin, status pernikahan, kesehatan dan tingkat pendidikan.Kata kunci: Kebahagiaan, IFLS 5, Probit, Jawa Timur