Sumatera Utara sebagai salah satu propinsi yang kaya akan kearifan budaya lokal dan penghasil film yang besar di Indonesia saat ini merupakan potensi yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas skenario film di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pembentukan propinsi Sumut sebagai salah satu dari sepuluh propinsi yang direncanakan akan dibentuk Lembaga Sensor Film Daerah di Indonesia. Perkembangan perfilman ini didukung dengan semakin mudahnya produksi film dikarenakan pesatnya kemajuan teknologi perfilman. Perkembangan ini menjadikan teknis dan kualitas film semakin baik serta biaya produksi film jauh lebih murah. Sayangnya hal ini tidak meningkatkan pula kualitas skenario film yang ada saat ini di Sumatera Utara. Berbanding lurus dengan kualitas skenario film yang ada di Indonesia secara keseluruhan, kualitas skenario yang benar-benar baru dan menarik belum mampu menarik minat penonton dan mampu bersaing di kompetisi film internasional. Dominan dari skenario film yang ada saat ini merupakan adaptasi dari biografi tokoh nasional atau diangkat dari novel yang ada sebelumnya. Kelemahan penulis skenario, terutama penulis pemula dalam menulis skenario film terletak pada ketidakpahaman terhadap sistematika penulisan dan komponen utama teks sehingga mengakibatkan struktur teks dalam skenario yang dihasilkan mereka cenderung tidak kuat dan konsisten sehingga jalannya cerita dalam skenario tersebut sangat sederhana dan tidak tersampaikan dengan cara yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman tentang teori register dalam kajian Linguistik Fungsional Sistemik yang secara mendalam membahas tentang tiga aspek utama dalam struktur teks yaitu Medan (Field), Pelibat (Tenor), dan Cara (Mode) kepada penulis pemula di Sumatera Utara agar dapat menghasilkan skenario film pendek yang lebih menarik dan sistematis. Dengan lebih ditingkatkannya pemahaman tentang teori ini, diharapkan luaran berupa skenario film pendek yang berkualitas dalam mengeksplorasi kearifan lokal budaya di Sumatera Utara akan terhasilkan secara konsisten dan berkelanjutan.
Copyrights © 2019