Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMAHAMAN TEORI REGISTER LINGUISTIK FUNGSIONAL SISTEMIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SKENARIO FILM PENDEK OLEH PENULIS PEMULA DI SUMATERA UTARA Rotua Elfrida P
JURNAL ILMIAH MAKSITEK Vol 4 No 1 (2019): JURNAL ILMIAH MAKSITEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.186 KB)

Abstract

Sumatera Utara sebagai salah satu propinsi yang kaya akan kearifan budaya lokal dan penghasil film yang besar di Indonesia saat ini merupakan potensi yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas skenario film di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pembentukan propinsi Sumut sebagai salah satu dari sepuluh propinsi yang direncanakan akan dibentuk Lembaga Sensor Film Daerah di Indonesia. Perkembangan perfilman ini didukung dengan semakin mudahnya produksi film dikarenakan pesatnya kemajuan teknologi perfilman. Perkembangan ini menjadikan teknis dan kualitas film semakin baik serta biaya produksi film jauh lebih murah. Sayangnya hal ini tidak meningkatkan pula kualitas skenario film yang ada saat ini di Sumatera Utara. Berbanding lurus dengan kualitas skenario film yang ada di Indonesia secara keseluruhan, kualitas skenario yang benar-benar baru dan menarik belum mampu menarik minat penonton dan mampu bersaing di kompetisi film internasional. Dominan dari skenario film yang ada saat ini merupakan adaptasi dari biografi tokoh nasional atau diangkat dari novel yang ada sebelumnya. Kelemahan penulis skenario, terutama penulis pemula dalam menulis skenario film terletak pada ketidakpahaman terhadap sistematika penulisan dan komponen utama teks sehingga mengakibatkan struktur teks dalam skenario yang dihasilkan mereka cenderung tidak kuat dan konsisten sehingga jalannya cerita dalam skenario tersebut sangat sederhana dan tidak tersampaikan dengan cara yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman tentang teori register dalam kajian Linguistik Fungsional Sistemik yang secara mendalam membahas tentang tiga aspek utama dalam struktur teks yaitu Medan (Field), Pelibat (Tenor), dan Cara (Mode) kepada penulis pemula di Sumatera Utara agar dapat menghasilkan skenario film pendek yang lebih menarik dan sistematis. Dengan lebih ditingkatkannya pemahaman tentang teori ini, diharapkan luaran berupa skenario film pendek yang berkualitas dalam mengeksplorasi kearifan lokal budaya di Sumatera Utara akan terhasilkan secara konsisten dan berkelanjutan.
EFL UNIVERSITY STUDENTS’ DIFFICULTIES IN ACADEMIC WRITING TIARA K. PASARIBU; ROTUA ELFRIDA
JURNAL ILMIAH KOHESI Vol 6 No 3 (2022): JURNAL ILMIAH KOHESI
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on writing skills has been carried out by various researchers in various parts of the world. However, it is still important to reveal the difficulties faced by EFL university students in the practice of academic writing for the balance of lecturers, teachers, and students in overcoming problems in the practice of academic writing. A total of 26 students were involved in this study. They were assigned to write an essay with no less than 250 words with the topic “The Important Role of English in Era 4.0.” This study uses a mixed method. Quantitatively, the data were analyzed to find aspects of errors and the number of errors made by students in their writing. While the qualitative method is used by direct interviews with students to explore the factors of difficulty they face when writing. The findings of this study indicate that students face obstacles in mastering English grammar well before writing practice is carried out. Vocabulary mastery and students' motivation in writing are also considered as the main factor to contribute to the low quality of the students' academic writing.
AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE FOUND IN KICK ANDY TALKSHOW PROGRAM IN METRO TV Maria Claudya; Sondang Manik; Rotua Elfrida
Jurnal Scientia Vol. 11 No. 02 (2022): Education, Sosial science and Planning technique, November
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the types of figurative language and the most dominant types of figurative language used by speakers in kick Andy talkshow. The writers use theory by Keraf's (2010) to classify the figurative language used by speakers. This study uses a qualitative descriptive analysis method in analyzing the data. The data were obtained from conversational sentences, and statements in the Kick Andy talk show from television shows. The amount of data from this study were figurative language sentences show that it was found hyperbole 29 (25.89%), Irony/cynicism,sarcasm 19 (16.96%), personification 18 (16.71%), allegory 13 (11,60%), methapor 11 (9,82%), metonymy 6 (5.35%), satire 5 (4,46%), synecdoche 1 (0,89%). The most dominant type of figurative language is hyperbole, it can be seen that hyperbole intends to help express strong emotions, emphasize something, or even evoke humor for the listener and can increase the impression of influence.
PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI LAGU NATAL UNTUK GENERASI MUDA DI DESA PARBUBU Rony Arahta Sembiring; Sondang Manik; Erika Sinambela; Tiara K Pasaribu; Rotua Elfrida Pangaribuan; Arsen Nahum Pasaribu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12216

Abstract

Kosakata dalam bahasa Inggris adalah salah satu komponen penting dalam berbahasa. Proses pembelajaran yang cenderung monoton dapat disebabkan penggunaan metode yang tidak tepat didalam belajar sehingga menyulitkan siswa untuk dapat menguasai bahasa Inggris. Sistem pembelajaran yang masih kurang aktif serta kurangnya minat siswa dalam belajar menjadi permasalahan yang harus diatasi. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini ialah menggunakan dan meragakan serta mempertunjukkan suatu proses, situasi atau benda eksklusif yang sedang dipelajari baik pada bentuk sebenarnya juga pada bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh pengajar atau asal belajar lain kepada peserta pelatihan. Adapun metode yang dipilih adalah metode belajar sambil bermain dengan menggunakan media pengantar yaitu melalui lagu lagu Natal bahasa Inggris. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap para remaja yang berada di lokasi kegiatan menunjukkan suatu sikap yang antusias dalam belajar bahasa Inggris dengan menggunakan media lagu berbahasa Inggris ini, hal ini dapat dilihat dari keseriusan para peserta dalam mendengarkan setiap penjelasan dari nara sumber dan munculnya beberapa pertanyaan dari para peserta secara interaktif. Mendengarkan lagu Bahasa Inggris merupakan salah satu metode yang sangat efektif bagi kita untuk dapat belajar lebih banyak tentang Bahasa Inggris, terkhususnya dalam meningkatkan kosakata kita. Lagu juga dapat membantu kita untuk menghindari kebosanan dalam belajar karena adanya irama yang menemani lirik lagu tersebut, sehingga situasi belajar tidak terlalu monoton. Untuk itu sangat disarankan kepada seluruh peserta untuk dapat mengulangi kembali metode ini.
AN ANALYSIS OF ILLOCUTIONARY ACTS IN PODCAST RUANG SANDI VIDEOS BY SANDIAGA UNO Risa Dui Sitorus; Rotua Elfrida
Journal of Applied Linguistics Vol. 1 No. 2 (2022): January, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.236 KB) | DOI: 10.52622/joal.v2i1.58

Abstract

This study aims to find the types of illocutionary acts and the most dominant types of illocutionary acts of illocutionary used by Sandiaga Uno. The source of data of this study was taken from 4 videos that uploaded in Youtube Channel Podcast Ruang Sandi from March-April 2021. And this study only focuses on the illocutionary acts used by Sandiaga Uno. The writer uses a qualitative descriptive method to describe the illocutionary acts by using the theory proposed by Searle in Rahayu (2018:177). After analyzing, the writer found 5 types of illocutionary acts used by Sandiaga Uno in the 4 videos, namely Assertives 33,8%, Directives 29,5%, Commisives 8,4%, Expressives 21,1%, Declaratives 7,04%. Based on the percentage, the most dominant used or the most frequently appeared is Assertives 33,8%. And the types of illocutionary acts assertives used by Sandiaga Uno to informing, describing, and asking to do something and telling the truth about something. Keywords : Pragmatics, Illocutionary Acts, Sandiaga Uno
PELATIHAN PENGUSAAN KOSA KATA DAN PENGUCAPAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE BERNYANYI BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH MINGGU Arsen Nahum Pasaribu; Tiara K. Pasaribu; Rotua Elfrida; Rony Arahta Sembiring; Leriana Leriana; Kathleen Phoibe Manullang; Mutiara Zai
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12353

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah melaksanakan pelatihan kepada masyarakat khususnya anak-anak sekolah minggu dengan kisaran umur 6-12 tahun dalam berbahasa Inggris. Jumlah peserta pelatihan 20 orang yang semuanya masih duduk di sekolah dasar. Fokus pelatihan adalah penguasaan kosa kata bahasa Inggris dan pengucapan kata bahasa Inggris yang tepat. Metode pelatihan ini menggunakan teknik bernyanyi. Sebanyak 10 lagu bahasa Inggris disiapkan sebagai materi pelatihan. Pelaksanaan pelatihan ini dilakukan di Gereja Getsemane, Griya Martubung Medan. Waktu pelaksanaannya selama dua minggu, dengan 12 kali sesi pelatihan. Durasi setiap pelatihan berlangsung selama 90 menit, dilaksanalan di sore hari mulai pukul 15.00-16.30 WIB. Hasil penilaian PKM ini dilaksanakan melalui metode wawancara dan observasi langsung pada saat pelatihan. Fokus penilaian adalah melihat bagaiman penguasaan dan antusiasme para peserta untuk belajar dan penguasaan kosa kata dan pengucapan kata bahasa Inggris. Dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan ditemukan bahwa semua peserta pelatihan sangat antusias dengan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan. Para peserta juga telah berhasil untuk menghapalkan 12 lirik lagu yang diberikan dengan pengucapan yang tepat. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM ini disimpulkan bahwa pelatihan kosa kata dan pengucapan bahasa Inggris dengan metode bernyanyi dan menghapal lagu bahasa Inggris sangat sesuai dilaksanakan untuk peserta anak-anak. Disarankan supaya pelatihan serupa dengan materi lagu yang lebih banyak dapat dilakukan untuk melatih penguasaan kosa kata dan pengucapan kata bahasa Inggris yang tepat.
Errors in Using English Verbs by EFL Students: Tenses and Aspects Analyses Anita Purba; Arsen Nahum Pasaribu; Rotua Elfrida; Tiara K. Pasaribu
Scope : Journal of English Language Teaching Vol 7, No 2 (2023): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/scope.v7i2.16437

Abstract

Many scholars have conducted research on error analysis in English writing. However, scientific research on errors in using English verbs in terms of tense and aspect is still in its early stages. As a result, the purpose of this study was to identify the errors or mistakes in sentence translation from Indonesian to English that were related to tense and aspects. 25 English department students sat in the English syntax class and translated 12 Indonesian sentences into English. The findings reveal a total of 126 errors in sentence translation in terms of tense and aspect. The past perfect continuous tense, past perfect tense, present perfect continuous tense, future perfect continuous tense, future perfect tense, and future continuous tense are the most common errors. These findings indicate that the students were unfamiliar with the formulas and functions of these tenses, as well as aspect interpretation. As a result, English lecturers/teachers should prioritize English tenses and aspects for EFL students from the start. 
HATE SPEECH ON SOCIAL MEDIA: A CASE STUDY OF BLASPHEMY IN INDONESIAN CONTEXT Rotua Elfrida; Arsen Nahum Pasaribu
English Review: Journal of English Education Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v11i2.7909

Abstract

Many scholars have conducted research on hate speech, spanning from hate speech delivery tactics to the negative consequences they create, as well as the role of technology in the dissemination of hate speech on social media. However, research on hate speech categories and degrees is still relatively unexplored. As a result, the purpose of this research is to uncover the strategies and levels of hate speech on social media, primarily YouTube channels, in response to the Minister of Religion's comments about the sound of mosque loudspeakers that need to be adjusted in volume. This comment has generated both positive and negative reactions in Indonesian society. This research looks into netizen comments in the comments column on the YouTube channel that carries the statement. Purposive sampling was used to select 300 comments from among the 840 comments in the comments column. For the purposes of this study, the sample was obtained in the form of comments containing hate speech. The data was then analyzed using content analysis, in which the data was categorized and categorized according to hate speech categories. According to the study's findings, there are three types of hate speech in netizen comments: early warning, dehumanization and demonization, and violence and incitement. Early warning is the most common type of hate speech, followed by violence and hostility, as well as dehumanization and demonization. Due to cultural influences and contrasts in rank and power between the commentator and the person who is the subject of the hate speech, hate speech delivered by Indonesian netizens tends to be dominated by disagreement, negative character, and action.
Pengajaran Bahasa Inggris dan Kombinasi Lagu dengan Ansambel Musik Angklung dan Pianika dalam Menyambut Kelahiran Tuhan Yesus Kristus Nora Sihombing; Jubilezer Sihite; Philibert Manalu; Rotua Elfrida
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi mata kuliah Praktik Lapangan Tematik beserta salah satu syarat S1 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas HKBP Nommensen Medan Praktik Lapangan Tematik (PLT) yang merupakan kegiatan di luar kampus dengan metode memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada Mahasiswa dalam kegiatan yang menambah pengalaman bagi Mahasiswa kepada masyarakat dalam bentuk nyata. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam pengumpulan data. Dalam proses PLT, Mahasiswa mengajarkan Bahasa inggris dan kombinasi lagu "The First Noel" dengan ansambel musik Angklung dan Pianika dalam menyambut kelahiran Tuhan Yesus di Sekolah Minggu HKBP Nommensen Pulo Brayan. Hasil dari penelitian dan pengabdian ini menunjukkan bahwa anak anak sekolah minggu dapat menampilkan langsung yang telah mereka pelajari diacara natal sekolah minggu pada tanggal 10 desember 2022. Studi menujukkan bahwa PLT dari Fakultas Bahasa dan Seni UHN-Medan dapat terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan kegiatan nyata agar lebih dikenal dan dekat kepada masyarakat jemaat Gereja.
An Analysis of Escapism in Tennessee Williams’ “The Glass Menagerie” Rotua Elfrida; Hutapea, Sry Natalina
The Explora Vol. 6 No. 2 (2020): July 2020
Publisher : Pascasarjana Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/explora.v6i2.72

Abstract

This study deals with Tennessee Williams’ work, The Glass Menagerie based on psychological analysis. The characters in the play are intentionally made to identify the attitudes and behaviors of each character in order to give up clear descripion of the characters. In the Glass Menagerie there are three characters who try to escape from reality but they have different psychological problem in life. Living in illusion is Amanda’s way to escape, playing the glass figure is the way of Laura to escape from reality, while the way of Tom to escape is going to the movies. The purpose of analyzing the literary work is to display clearly about the psychological element in the play and also moral lesson clearly.