Medula
Vol 7, No 2 (2020)

Optimasi Kadar Fenilbutazon dalam Pembawa Vesikular Etosom (Optimization of Concentration of Phenylbutazone in Ethosomes Vesicular Carrier)

Nur Illiyyin Akib (Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, Kendari)
Muhammad Handoyo Sahumena (Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, Kendari)
Yunita Dawu (Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, Kendari)
Vica Aspadiah (Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo, Kendari)
Indria Hafizah (Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari)
Halimahtussaddiyah Ritonga (Fakultas MIPA, Universitas Halu Oleo, Kendari)



Article Info

Publish Date
01 May 2020

Abstract

Background: Phenylbutazone is a class of non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) used in the treatment of rheumatoid arthritis. Phenylbutazone is used by the transdermal route to reduce the irritating effect on the gastrointestinal tract. Purpose: This study aims to obtain phenylbutazone suspensions with optimal levels in the ethosome vesicular carrier. Methods: Preparation was carried out by the hot method (40oC) and cold method (30oC) as well as variations in the concentration of phosphatidylcholine (2% and 3%) and ethanol (30%, 35%, and 40%). Characterization of vesicles, namely the shape and size of vesicles using optical microscopy and entrapment efficiency using the spectrophotometer method with λ maks 266.6 nm. Optimization of phenylbutazone levels was carried out at a concentration of 0.1%; 0.15%; 0.2%; and 0.25%. The optimum formula was obtained at a concentration of phosphatidylcholine 3% and ethanol 35% prepared by the hot method. Results:. The form of a Small Unilamellar Vesicle (SUV), a size of 23.7 nm, and entrapment efficiency is 88.358%. Optimization of phenylbutazone levels was obtained at a concentration of 0.1% with entrapment efficiency of 88.358%. Conclusion: The optimum level of phenylbutazone in the vesicular carrier ethosome was 0.1%.Keywords: ethosome, optimation, phenylbutazone, transdermal ABSTRAKLatar Belakang: Fenilbutazon merupakan golongan obat antiinflamasi non stroid (AINS) yang digunakan pada pengobatan penyakit rheumatoid arthritis. Fenilbutazon digunakan melalui rute transdermal untuk mengurangi efek iritasi pada saluran cerna. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memperoleh suspensi fenilbutazon dengan kadar yang optimal dalam pembawa vesikular etosom. Metode: Preparasi dilakukan dengan metode panas (40oC) dan metode dingin (30oC) serta variasi konsentrasi fosfatidilkolin (2% dan 3%) dan etanol (30%, 35%, dan 40%). Karakterisasi vesikel yaitu bentuk dan ukuran vesikel menggunakan mikroskop optik serta efisiensi penjerapan menggunakan metode spektrofotometer pada λmaks 266,6 nm. Optimasi kadar fenilbutazon dilakukan pada konsentrasi 0,1%; 0,15%; 0,2%; dan 0,25%. Diperoleh formula optimum pada konsentrasi fosfatidilkolin 3% dan etanol 35% yang dipreparasi dengan metode panas Hasil: Vesikel yang diperoleh berbentuk Small Unilamellar Vesicle (SUV), ukuran 23,7 nm, dan efisiensi penjerapan 88,358%. Optimasi kadar fenilbutazon diperoleh pada konsentrasi 0,1% dengan efisiensi penjerapan 88,358%. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa kadar optimum fenilbutazon dalam pembawa vesikular etosom adalah 0,1%.Kata kunci: etosom, optimasi, fenilbutazon, transdermal

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

medula

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

MEDULA mengundang kontribusi bagi penelitian original dan fundamental pada bidang kesehatan sebagai sebuah artikel yang melewati proses ...