Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IX MTsN 8 Pesisir Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar pada kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IX MTsN 8 Pesisir Selatan yang menerapkan metode Problem Solving lebih baik daripada hasil belajar pada kemampuan pemecahan masalah siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan rancangan penelitian random terhadap subjek. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsN 8 Pesisir Selatan yang terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah secara acak, yang terpilih sebagai kelas sampel adalah IX.1 sebagai kelas eksperimen dan IX.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah. Bentuk tes yang digunakan adalah bentuk esai dengan reliabilitas tes adalah . Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t satu pihak dengan bantuan Software SPSS. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kedua kelas sampel berdistribusi normal dan homogen pada taraf kepercayaan ? = 0,05 dan hasil dari uji hipotesis diperoleh P-value sama dengan 0,000 artinya lebih kecil dari ? = 0,05, maka hipotesis pada penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan metode problem solving lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IX MTsN 8 Pesisir Selatan Tahun Pelajaran 2018-2019 dengan tingkat kepercayaan 95%.
Copyrights © 2020