Mengintegrasikan pengurangan risiko bencana ke dalam pendidikan formal dan kurikulum pendidikan telah disarankan menjadi sebuah srategi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang risiko bencana. Berbagai pihak telah berupaya untuk mewujudkan hal tersebut namun masih pada tingkat nasional dan belum pada tingkat lokal dan tidak menyeluruh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengimplementasikan kurikulum pendidikan lingkungan hidup dan mitigasi bencana di sekolah. Sekolah Dasar adalah lembaga pendidikan dengan usia emas anak (golden age) dimana anak-anak akan lebih mudah memahami konsep jika diterapkan sejak dini. Pendidikan lingkungan hidup merupakan muatan lokal yang diajarkan di sekolah, dengan mengintegrasikan materi pengurangan risiko bencana dalam muatan lokal tersebut maka peningkatan kapasitas tersebut dapat dilakukan
Copyrights © 2019